| dc.description.abstract | Kepel (Stelechocarpus burahol) dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional dan kosmetik alami. Kepel sebagai kosmetik alami digunakan untuk deodoran alami oleh putri keraton Jawa. Banyak penelitian S. burahol mengenai fitofarmakologi, tetapi penelitian mengenai budidaya belum dilakukan. Penelitian dilaksanakan dari bulan Oktober 2011 hingga April 2012 di Gunung Batu, Bogor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi komposisi media tanam dengan fertigasi pupuk organik terhadap pertumbuhan tanaman S. burahol. Penelitian menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak dengan sembilan perlakuan yaitu kombinasi media tanam dengan fertigasi pupuk organik yang digunakan. Perlakuan yang digunakan yaitu kombinasi media tanam tanah latosol Darmaga dengan fertigasi kotoran ayam; kombinasi media tanam campuran tanah latosol Darmaga + arang sekam padi (1:1) v/v dengan fertigasi kotoran sapi; kombinasi media tanam campuran tanah latosol Darmaga + arang sekam padi (1:1) v/v dengan fertigasi kotoran ayam; kombinasi media tanam campuran tanah latosol Darmaga + arang sekam padi (1:1) v/v dengan fertigasi kotoran kambing; kombinasi media tanam campuran tanah latosol Darmaga + arang sekam padi + kotoran kambing (1:1:1) v/v dengan fertigasi kotoran sapi; kombinasi media tanam campuran tanah latosol Darmaga + arang sekam padi + kotoran kambing (1:1:1) v/v dengan fertigasi kotoran ayam; kombinasi media tanam campuran tanah latosol Darmaga + arang sekam padi + kotoran ayam (1:1:1) v/v dengan fertigasi kotoran sapi; kombinasi media tanam campuran tanah latosol Darmaga + arang sekam padi + kotoran ayam (1:1:1) v/v dengan fertigasi kotoran ayam; kombinasi media tanam campuran tanah latosol Darmaga + arang sekam padi + kotoran ayam (1:1:1) v/v dengan fertigasi kotoran kambing. Konsentrasi yang digunakan untuk fertigasi yaitu 4 kg pupuk organik dilarutkan dalam 20 l air dan diaplikasikan setiap dua minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi media tanam campuran tanah latosol Darmaga + arang sekam + kotoran ayam (1:1:1) v/v dengan fertigasi kotoran ayam menghasilkan penampilan tanaman lebih baik dibandingkan perlakuan lain dengan nilai skoring tertinggi untuk bibit. Analisis kualitatif fitokimia menunjukkan daun S. burahol positif mengandung steroid, triterpenoid, saponin, flavonoid, tanin, dan alkaloid dalam jumlah yang sama. | en |