Show simple item record

dc.contributor.advisorHartoyo, Sri
dc.contributor.authorPermanda, Estiani
dc.date.accessioned2012-09-24T01:34:16Z
dc.date.available2012-09-24T01:34:16Z
dc.date.issued2007
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/57485
dc.description.abstractPeningkatan angka kemiskinan menyebabkan turunnya tingkat kesejahteraan masyarakat, baik di perdesaan maupun di perkotaan. Jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 16,58 persen pada Maret 2007. Jumlah angka kemiskinan di Kota Bogor sendiri mengalami peningkatan, yakni hampir mencapai lebih dari 10 persen dari seluruh jumlah penduduk Kota Bogor, atau sekitar 92.087 jiwa. Program pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan khususnya di perkotaan telah banyak dilakukan. Salah satu program penanggulangan kemiskinan yang cukup berhasil menurut Bappeda Kota Bogor adalah Proyek Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP), dan salah satu daerah yang telah berhasil melaksanakannya adalah Kelurahan Kedung Badak. Dengan demikian, dapat dilihat sejauh mana dana kredit yang diterima mampu mempengaruhi tingkat pendapatan yang diproleh para peserta Program P2KP ini.IND
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subjectBogor Agricultural University (IPB)en
dc.titlePeranan Proyek Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) terhadap Pendapatan Usaha Kecil di Kelurahan Kedung Badak, Kota BogorIND


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record