Demokrasi Bantar
| dc.contributor.advisor | Tiondronegoro, Sediono MP | |
| dc.contributor.advisor | Wiradi, Gunawan | |
| dc.contributor.author | Mulizar | |
| dc.date.accessioned | 2010-04-20T02:49:44Z | |
| dc.date.available | 2010-04-20T02:49:44Z | |
| dc.date.issued | 2000 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/5418 | |
| dc.description.abstract | Hipothesis penelitian adalah; (1). Masyarakat Bantar tidak memahami istilah Demokrasi sebagai manifestasi dari, oleh dan untuk Rakyat. (2). Tidak ada Demokrasi dalam kehidupan kommunitas Bantar. Metodologi Penelitian bersifat kualitatif, N = 20% dari 345 Populasi potensial dengan 7 informan dari kalangan tokoh masyarakat. Lokasi Penelitian komunitas Bantar. Pada bagian penting diungkap data-data kuantitatif, hanya untuk mendukung data kualitatif. Hasil dan Pembahasan mengungkapkan; Kesadaran Masyarakat Terhadap Demokrasi, Proses Pelaksanaan Musyawarah, Masalah-Masalah Yang Dimusyawarahkan mencakup Perselisihan antar Warga dan Pembangunan berdasarkan order "Atas Desa". Sosialisasi "Partisipasi" Dalam Kommunitas Masyarakat Bantar, Pelaksanaan Partisipasi dan .KendalaKendala Pelaksanaan Partisipasi. Pengambilan Keputusan mengkaji keputusan terhadap konflik teknis Individual dan pengambilan keputusan terhadap langkah-langkah Pembangunan. Penutup memuat Kesimpulan penelitian; Masyarakat Bantar tidak memahami istilah Demokrasi sebagai manifestasi dari, oleh dan untuk Rakyat dan TIDAK ADA Demokrasi dalam kehidupan komunitas Bantar. Saran-saran; SOSIALISAŞI DEMOKRASI merupakan kata kunci rencana pembangunan mental spriritual masyarakat in casu; kommunitas Bantar. | |
| dc.title | Demokrasi Bantar | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
MF - Human Ecology [2473]



