| dc.contributor.advisor | Noor,Ronny R. | |
| dc.contributor.advisor | Gurnadi, R. Eddie | |
| dc.contributor.advisor | Supriatna, Iman | |
| dc.contributor.advisor | Sumantri, Cece | |
| dc.contributor.author | Utomo, Bambang Ngaji | |
| dc.date.accessioned | 2011-10-31T02:09:14Z | |
| dc.date.available | 2011-10-31T02:09:14Z | |
| dc.date.issued | 2011 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/51544 | |
| dc.description.abstract | Plasma nutfah ternak mempunyai peranan penting dalam memenuhi
kebutuhan pangan dan kesejahteraan bagi masyarakat dan lingkungannya. Sebagai
negara tropis Indonesia memiliki plasma nutfah ternak cukup berlimpah, khusus
untuk ternak sapi, Indonesia memiliki banyak bibit-bibit ternak sapi unggulan.
Jenis-jenis ternak sapi asli dan sapi lokal Indonesia adalah Sapi Bali, Sapi PO,
Sapi Madura, Sapi Aceh, Sapi Grati, Sapi Jawa, Sapi Pesisir (Otsuka et al. 1980;
Pane 1993; Soeroso 2004; Sarbaini 2004; Johari et al. 2007; Astuti et al. 2007;
Abdullah 2008). Definisi ternak lokal adalah ternak hasil persilangan atau
introduksi dari luar yang telah dikembangbiakkan di Indonesia sampai generasi
kelima atau lebih yang telah teradaptasi pada lingkungan dan atau manajemen
setempat (Ditjennak 2009).
Plasma nutfah sapi tersebut merupakan modal dasar bagi pembangunan
subsektor peternakan karena dapat direkayasa untuk pembentukan bibit ternak
unggul yang sesuai dengan kondisi tropis dan secara sosial budaya dapat diterima
masyarakat. Sapi lokal secara genetik mempunyai potensi produksi yang baik
bahkan dalam kondisi lingkungan yang minimal. Sapi mampu memanfaatkan
pakan berkualitas rendah dan mempunyai daya reproduksi yang baik, yaitu
mampu menghasilkan anak setiap tahun dan dapat beranak lebih dari 10 kali
sepanjang hidupnya. Selain itu sapi lokal juga lebih tahan terhadap penyakit. Sapi
Madura secara genetik memiliki sifat toleran terhadap iklim panas dan lingkungan
marginal serta tahan terhadap serangan caplak. Sapi PO yang termasuk Bos
indicus potensial dikembangkan karena memiliki daya adaptasi yang tinggi
terhadap lingkungan tropis. | |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.title | Keragaman fenotipik dan genetik, profil reproduksi serta strategi pelestarian dan pengembangan sapi katingan di Kalimantan Tengah | en |
| dc.date.updated | 2012-11-02
Noor, Ronny R.
Gurnadi, R. Eddie
Supriatna, Iman
Sumantri, Cece
sapi katingan
hormon progesteron
strategi pelestarian
eksistensi
karakteristik kualitatif
keragaman fenotipik
kalimantan tengah | |
| dc.subject.keyword | sapi katingan | |
| dc.subject.keyword | hormon progesteron | |
| dc.subject.keyword | strategi pelestarian | |
| dc.subject.keyword | eksistensi | |
| dc.subject.keyword | karakteristik kualitatif | |
| dc.subject.keyword | keragaman fenotipik | |
| dc.subject.keyword | Kalimantan Tengah | |