IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Animal Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Animal Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Keragaman fenotipik dan genetik, profil reproduksi serta strategi pelestarian dan pengembangan sapi katingan di Kalimantan Tengah

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (5.732Mb)
      Cover (326.1Kb)
      Bab I (356.7Kb)
      Bab II (356.5Kb)
      Bab III (644.7Kb)
      Bab IV (1.624Mb)
      Bab IV (1.316Mb)
      Bab IV (933.0Kb)
      Bab IV (970.9Kb)
      Bab IV (570.9Kb)
      Bab IV (454.2Kb)
      Bab V (350.6Kb)
      Kesimpulan (321.0Kb)
      Daftar Pustaka (376.6Kb)
      Lampiran (4.365Mb)
      Date
      2011
      Author
      Utomo, Bambang Ngaji
      Noor,Ronny R.
      Gurnadi, R. Eddie
      Supriatna, Iman
      Sumantri, Cece
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Plasma nutfah ternak mempunyai peranan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan dan kesejahteraan bagi masyarakat dan lingkungannya. Sebagai negara tropis Indonesia memiliki plasma nutfah ternak cukup berlimpah, khusus untuk ternak sapi, Indonesia memiliki banyak bibit-bibit ternak sapi unggulan. Jenis-jenis ternak sapi asli dan sapi lokal Indonesia adalah Sapi Bali, Sapi PO, Sapi Madura, Sapi Aceh, Sapi Grati, Sapi Jawa, Sapi Pesisir (Otsuka et al. 1980; Pane 1993; Soeroso 2004; Sarbaini 2004; Johari et al. 2007; Astuti et al. 2007; Abdullah 2008). Definisi ternak lokal adalah ternak hasil persilangan atau introduksi dari luar yang telah dikembangbiakkan di Indonesia sampai generasi kelima atau lebih yang telah teradaptasi pada lingkungan dan atau manajemen setempat (Ditjennak 2009). Plasma nutfah sapi tersebut merupakan modal dasar bagi pembangunan subsektor peternakan karena dapat direkayasa untuk pembentukan bibit ternak unggul yang sesuai dengan kondisi tropis dan secara sosial budaya dapat diterima masyarakat. Sapi lokal secara genetik mempunyai potensi produksi yang baik bahkan dalam kondisi lingkungan yang minimal. Sapi mampu memanfaatkan pakan berkualitas rendah dan mempunyai daya reproduksi yang baik, yaitu mampu menghasilkan anak setiap tahun dan dapat beranak lebih dari 10 kali sepanjang hidupnya. Selain itu sapi lokal juga lebih tahan terhadap penyakit. Sapi Madura secara genetik memiliki sifat toleran terhadap iklim panas dan lingkungan marginal serta tahan terhadap serangan caplak. Sapi PO yang termasuk Bos indicus potensial dikembangkan karena memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan tropis.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/51544
      Collections
      • DF - Animal Science [376]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository