Show simple item record

dc.contributor.advisorSudrajat, Agus Oman
dc.contributor.advisorCarman, Odang
dc.contributor.advisorAdi, Ceno Harimurti
dc.contributor.authorMassenreng
dc.date.accessioned2011-09-21T04:09:07Z
dc.date.available2011-09-21T04:09:07Z
dc.date.issued2007
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/50737
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan untuk menentukan jumlah dosis dan suhu yang dapat digunakan untuk seks reversal pada ikan lele (Clarias sp) pada masa sebelum perubahan kelamin. Larva ikan lele yang berumur 12 jam setelah menetas, direndam selama 12 jam pada berbagai dosis AI; 0 (kontrol), 10, 20, 30, dan 40 mg/l dan dikombinasikan dengan tingkatan suhu yaitu 24°C, 28°C, 32°C dan 36°C. Setelah 60 hari ikan dipelihara, dilakukan analisa gonad secara histologi. Pada suhu 24°C dan 36°C peningkatan dosis Al dari 10-40 mg/l tidak meningkatkan jumlah jantan. Pemberian 30 mg/l Al pada suhu 28-32°C meningkatkan persentase jantan sebesar 72,3-72,5%. Al tidak berpengaruh terhadap SR pada larva ikan lele (Clarias sp).
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subjectBogor Agricultural University (IPB)en
dc.titlePengaruh suhu dan dosis aromatse inhibitor (Imidazole) terhadap seks reversal pada ikan lele (Claris sp)en


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record