View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penampilan Reproduksi Dan Produksi Kambing Saanen Dan Persilangan Antara Saanen Dan Peranakan Etawa

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (1.648Mb)
      Date
      2003
      Author
      Epun, Debra Binti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Seiring dengan pertumbuhan populasi masyarakat dan dalam rangka masuki persaingan era perdagangan bebas, maka akan banyak permasalahan yang harus dihadapi dalam berbagai aspek kehidupan. Diantaranya adalah untuk membangun masyarakat yang sejahtera secara ekonomi, sosial, budaya maupun kesehatan dengan tujuan memperoleh sumberdaya manusia yang berkualitas dalam menghadapi globalisasi. Salah satu cara untuk mencapai hal tersebut pada negara agraris secara umum adalah dengan membangun perekonomian di sektor pertanian khususnya di bidang peternakan. Kambing merupakan salah satu jenis ternak yang akrab dengan sistem usaha tani di pedesaan, bahkan pemeliharaan kambing kini sudah menyebar ke berbagai tempat. Semakin banyaknya peternakan kambing disebabkan oleh permintaan masyarakat akan daging dan susu kambing yang terus mengalami peningkatan, bahkan daging kambing adalah daging yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia (Anonymous, 2000). Kambing sangat digemari oleh masyarakat untuk diternakkan karena ukuran tubuhnya yang tidak terlalu besar, perawatannya mudah, cepat berkembang biak, jumlah anak per kelahiran sering lebih dari satu ekor, jarak antar kelahiran yang pendek dan pertumbuhan anak yang cepat, dan juga karena produksi ternak kambing yang menguntungkan seperti daging, susu, kulit dan bahkan kotorannya (Cahyono, 1998; Sarwono, 2002). Selain itu, kambing memiliki daya adaptasi yang tinggi dengan kondisi agroekosistem suatu tempat. Di lingkungan-lingkungan yang paling buruk pun, kambing masih mampu bertahan hidup.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/49781
      Collections
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health [1240]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository