Show simple item record

dc.contributor.advisorNurisjah, Siti
dc.contributor.advisorJaya, I Nengah Surati
dc.contributor.authorMas'uddin
dc.date.accessioned2010-04-19T02:56:19Z
dc.date.available2010-04-19T02:56:19Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/4835
dc.description.abstractIndonesia termasuk Negara Kepulauan yang memiliki rangkaian pegunungan dengan jumlah gunung berapi yang cukup tinggi, yaitu sekitar 240 gunung. Sebelum terjadi letusan, Gunung Tambora mempunyai ketinggian mencapai 4.300 m di atas permukaan laut. Namun, akibat letusan dahsyat pada tahun 1815, telah menghancurkan bagian puncak kerucut gunung api, sehingga menyebabkan pembentukan kaldera yang bergaris tengah 7 km dengan kedalaman 1.100 m. Gunung Tambora saat ini memiliki ketinggian 2.850 m dari permukaan laut. Sampai saat ini, potensi Gunung Tambora yang berkaitan dengan kepariwisataan alam dan sosial budaya belum dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakatnya dan peningkatan edukasi masyarakat Indonesia. Begitupula yang berkaitan dengan program kegiatan yang mendukung pelestarian dan konservasi potensi keanekaragaman hayati pada Gunung Tambora yang masih sangat terbatas.
dc.publisherIPB (Bogor Agriculture University)
dc.titleKajian Jalur Wisata Interpretasi Gunung Tambora, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)id
dc.date.updated2013-04-15 aat atnah Nurisjah, Siti Jaya, I Nengah Surati jalur wisata interpretasi Gunung Tambora Nusa Tenggara Barat
dc.subject.keywordjalur wisata interpretasi
dc.subject.keywordGunung Tambora
dc.subject.keywordNusa Tenggara Barat


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record