Show simple item record

dc.contributor.advisorHardjosuwignjo, Soedarmadi
dc.contributor.advisorLaconi, Erika B
dc.contributor.advisorDaryanto, Arief
dc.contributor.authorTabrany, Herman
dc.date.accessioned2011-07-05T06:59:15Z
dc.date.available2011-07-05T06:59:15Z
dc.date.issued2006
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/46999
dc.description.abstractPembangunan sub sektor peternakan merupakan bagian dari pembangunan sektor pertanian. Berdasarkan pengalaman empiris menunjukkan bahwa tidak ada satu negarapun yang mampu mencapai tahapan menuju pembangunan yang berkelanjutan dan digerakkan oleh sektor industri serta jasa berbasis teknologi modern, tanpa didahului dengan membangun sektor pertanian yang tangguh. Sejak krisis ekonomi melanda Indonesia terjadinya reorientasi kebijakan pembangunan peternakan yang dicanangkan pemerintah. Krisis ini menyebabkan harga pakan ternak khususnya konsentrat melambung tinggi karena mahalnya bahan baku pakan yang sebagian besar masih diimpor. Hal tersebut memaksa kita untuk mencari alternatif dengan memanfaatkan bahan baku pakan lokal, pemanfaatan limbah pertanian dan limbah industri pertanian. Visi kebijakan pembanguan peternakan dengan pradigma baru terkait masalah tersebut adalah "Terwujudnya masyarakat yang sehat dan produktif melalui pembangunan peternakan tangguh berbasis sumber daya lokal"….
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleKajian potensi pakan dari hasil samping pertanian dan industri pertanian sebagai pakan ruminansia di wilayah Jawa Tengahen


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record