Show simple item record

dc.contributor.authorNur, Sri Wahyuni
dc.date.accessioned2011-06-10T01:40:36Z
dc.date.available2011-06-10T01:40:36Z
dc.date.issued2006
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/46238
dc.description.abstractXantorrhizol merupakan salah satu komponen minyak atsiri yang terdapat pada temulawak dan memiliki aktivitas antioksidan, antikanker, dan antibakteri. Sistem ekstraksi yang efektif dan efesien diperlukan untuk mengekstraksi xantorrhizol dari temulawak sehingga dapat diterapkan dalam industri. Analisis kadar xantorrhizol dilakukan dengan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT). Untuk meyakinkan bahwa metode analisis KCKT dapat digunakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan maka metode tersebut divalidasi. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan sistem ekstraksi xantorrhizol dan membuktikan bahwa metode KCKT memenuhi persyaratan validasi. Ekstraksi xantorrhizol dilakukan dengan menggunakan empat sistem ekstraksi yang berbeda. Parameter validasi yang dievaluasi terdiri atas limit deteksi, limit kuantifikasi, linearitas, ketelitian, dan ketepatan.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subjectXantorrhizol dari temulawak, Kromatografi caien
dc.titlePerbandingan sistem ekstraksi dan validasi penentuan xantorrhizol dari temulawak secara kromatografi cair kinerja tinggien


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record