Show simple item record

dc.contributor.authorHandayani, Woro Rini
dc.date.accessioned2011-06-09T08:04:16Z
dc.date.available2011-06-09T08:04:16Z
dc.date.issued2006
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/46187
dc.description.abstractTanah vulkanis mengandung unsur selenium (Se) dan sulfur (S) yang tinggi. Tanaman dan mikroba yang dapat bertahan hidup pada kondisi lingkungan ini merupakan spesies akumulator Se. Se anorganik dari tanah terakumulasi dalam sel kemudian diubah menjadi bentuk Se organik.yang terintegrasi dalam protein atau asam amino. Senyawa tersebut berfungsi sebagai prekursor yang menyediakan monometilselenium. Monometilselenium dipercaya sebagai metabolit selenium chemopreventive yang berperan dalam memodulasi apoptosis sel. Hasil penelitian terdahulu menyebutkan bahwa ciplukan (Physalis minima L) 33NHR dan bakteri termofil Geobacillus sp. 22a merupakan spesies akumulator Se (3.04-40.55 ppm), mampu memicu apoptosis sel model S. cerevisiae dengan frekuensi sel petit 3.50-12.00 %. Sampel yang diekstrak dengan air menarik banyak senyawa selenium termasuk selenometioninen
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subjectEkstrak daun ciplukan, Geobacillus sp.en
dc.titlePenurunan ekspresi gen pho85 sel apoptosis Saccharomyces cerevisiae oleh ekstrak daun ciplukan 33 NHR dan Geobacillus sp. 22aen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record