View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Serangan cendawan pascapanen dan kontaminasi aflatoksin pada kacang tanah di grosir dan pengecer di Kota Bandung, Bogor dan Jakarta

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (902.1Kb)
      Date
      2006
      Author
      Noviansari, Diana
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui populasi total cendawan pascapanen dan kandungan aflatoksin B1 pada biji kacang tanah yang disimpan di grosir dan pengecer di kota Bandung, Bogor dan Jakarta. Selain itu juga untuk mengetahui kadar air dan persentase biji rusak kacang tanah selama penyimpanan. Biji kacang tanah dengan kadar air ± 6.5% yang berasal dari dua lahan berbeda yaitu lahan yang tidak diinokulasi Aspergillus flavus toksigen (resiko aflatoksin rendah) dan diinokulasi A. flavus toksigen (resiko aflatoksin tinggi) dikemas di dalam karung goni dan disimpan di setiap tingkatan rantai distribusi dan di setiap kota. Sampel kacang tanah diambil pada awal penyimpanan, selanjutnya setelah satu, dua, tiga, empat, lima dan enam bulan penyimpanan, Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air kacang tanah berfluktuasi, sedangkan persentase biji rusak meningkat selama penyimpanan. Setelah enam bulan penyimpanan, populasi total cendawan di grosir Bogor dan Jakarta lebih tinggi dibandingkan di pengecer, baik pada resiko aflatoksin rendah maupun tinggi. Kandungan aflatoksin B1 di setiap kota meningkat selama penyimpanan. Lahan dengan resiko aflatoksin tinggi tidak berpengaruh terhadap populasi A. flavus dan kandungan aflatoksin B1 pada kacang tanah. Setelah enam bulan penyimpanan, populasi total cendawan dan kandungan aflatoksin B1 tertinggi terdapat pada kacang tanah yang disimpan di grosir Bogor dan berasal dari lahan dengan resiko aflatoksin rendah.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/45999
      Collections
      • UT - Biology [2400]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository