Show simple item record

dc.contributor.advisorTjondronegoro, Sedíono M.P.
dc.contributor.advisorDamanhuri, Didin S.
dc.contributor.authorSatria, Arif
dc.date.accessioned2010-04-15T07:08:56Z
dc.date.available2010-04-15T07:08:56Z
dc.date.issued2000
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/4507
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan (a) mempelajari bagaimana proses modernisasi perikanan berlangsung serta formasi sosial yang tercipta, (b) menggambarkan stratifikasi dalam komunitas nelayan yang disebabkan modernisasi perikanan, dan (c) menganalisis terjadi tidaknya mobilitas sosial (secara vertikal dan horisontal) nelayan baik antar generasi maupun intra generasi setelah modernisasi perikanan, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi mobilitas sosial tersebut. Dalam perkembangannya, modernisasi perikanan di Pekalongan dapat diperiodisasi menjadi tiga gelombang, yakni (a) modernisasi periode pertama (sejak 1954) berupa mulai dikenalnya mesin perahu, (b) modernisasi periode kedua (sejak tahun 1972) ketika trawl dan pursein mulai berkembang, dan (c) modernisasi periode ketiga (sejak tahun 1980) pada saat dihapusnya izin operasi trawl sekaligus merupakan momentum bangkitnya pursein serta berkembangnya sopek, motor tempel, dan jenis perahu motor kecil lainnya. Modernisasi tersebut menyebabkan terciptanya formasi sosial baru, dimana cara produksi lama yang tradisional harus bersaing dengan cara produksi baru yang lebih modern, yang ternyata sering diikuti dengan konflik-konflik antar pelaku dari masing-masing cara produksi. Selanjutnya yang terjadi adalah tersingkirkannya cara produksi tradisional (cantrang, payang, dan klitik) dalam dinamika formasi sosial usaha penangkapan ikan di Pekalongan. Namun demikian pada perkembangan selanjutnya ternyata kelembagaan kerja yang tercipta dalam cara produksi modern tersebut cenderung mengarah pada proses eksploitasi. Dalam kelembagaan kerja tersebut, buruh nelayan (ABK) dalam posisi yang lemah dalam hubungan produksi yang tercermin dalam pola bagi hasil yang cenderung bias pada kepentingan juragan. ...
dc.titleModernisasi Perikanan dan Mobilitas Sosial Nelayan (Studi Kasus Kelurahan Krapyak Lor Kodya Pekalongan)id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record