Show simple item record

dc.contributor.authorPramoedinata, Edwind
dc.date.accessioned2011-05-02T07:02:14Z
dc.date.available2011-05-02T07:02:14Z
dc.date.issued2007
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/44608
dc.description.abstractTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketahanan benih beberapa genotipe pepaya (Carica papaya L.) terhadap pengeringan. Penelitian dilakukan pada bulan April 2005 sampai dengan Mei 2006 bertempat di kebun percobaan IPB Tajur dan Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Leuwikopo kampus Darmaga. Sumber benih diambil dari buah pepaya koleksi Pusat Kajian Buah-buahan Tropika (PKBT) yang ditanam di Kebun Percobaan IPB Tajur, Bogor dengan ketinggian 250 m dpl. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah lama pengeringan dengan beberapa tahapan waktu. Tahapan waktu mencakup 9 tahap pengeringan yaitu 0, 0.5, 1, 1.5, 2, 2.5, 3, 3.5 dan 4 jam. Benih pepaya yang berasal dari 12 genotipe yaitu IPB 1, IPB 2, IPB 3, IPB 4, IPB 5, IPB 6, IPB 7, IPB 8, IPB 10, G10U2, G12U2, Boyolali dan STR 6-4. Benih pepaya dipanen tidak serentak dengan kisaran waktu 3 hari sekali karena waktu masak buah yang tidak sama. Pada akhir lama pengeringan dilakukan uji Tetrazolium (TTZ) untuk mengetahui viabilitas benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap genotipe tahan terhadap pengeringan berdasarkan nilai viabilitas benih. Benih-benih tersebut mampu tumbuh walau dalam kadar air yang sangat rendah (<6%). Genotipe IPB 5 memiliki viabilitas yang tetap tinggi hingga akhir waktu pengeringan yang diindikasikan oleh nilai PTM (87.50%), DB (80%) dan KCT (6.36%/etmal) maksimum.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subjectEkstraksi benih, Pengeringan benih, Ketahanan benih pepayaen
dc.titleKetahanan benih beberapa genotipe pepaya(Carica papaya L.) terhadap pengeringanen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record