Show simple item record

dc.contributor.advisorAnwar, Affendi
dc.contributor.advisorI.B. Teken
dc.contributor.advisorSastrosumarjo, Sarsidi
dc.contributor.authorKemala, Sjafril
dc.date.accessioned2011-04-06T07:24:01Z
dc.date.available2011-04-06T07:24:01Z
dc.date.issued1977
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/43898
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan (1) menganalisa penggunaan korbanan pada tingkat petani dan daerah; (2) menga-nalisa kebijaksanaan pemerintah (kredit); (3) menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan korbanan pada tingkat petani; (4) menganalisa pengaruh perobahan pede-saan terhadap produksi padi sebagai umpan balik pembangunan. Atas pertimbangan-pertimbangan biaya, waktu dan tenaga penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bogor, sebagai salah satu daerah prűouksi padi dan dilakukan dari tanggal 5 Mei sampai dengan 25 Mai 1977. Data yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari data tingkat usahatani berupa data "cross-section" dan data tingkat kabupaten berupa data deret waktu. Data tingkat petani dikumpulkan dengan metoda survey dan memilih usahatani sebagai contoh. Usahatani contoh dibagi atas tiga strata, yaitu:"monokulture" padi, padi dengan tanaman lain dan padi dengan tanaman industri. Jumlah contoh diambil 75 usahatani yang terdiri dari 70% bukan penunggak dan 30% penunggak. Data deret waktu diambil 13 musin tanan. Data yang didapat dianalisa dengan metoda statistika dan tabulasi. Persamaan statistik yang digunakan liner (additive) dan logaritma (Cobb-Douglass). Parameter-parameternya diduga dengan metoda kwadrat terkecil. Hasil penelitian yang didapat adalah: Pertama, peningkatan produksi padi per-usahatani dapat dilakukan dengan penambahan penggunaan tanah dan modal, Fak-tor tanah dan modal berpengaruh nyata terhadap produksi, kontribusi tiap 1 ha tanah 1,2 ton padi, tiap Rp 1 000 modal 22 kg padi dan nilai produksi marginalnya lebih besar dari biaya korbanan narginalnya. Penggunaan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi, kontribusi tiap 1 jam kerja 0,32 kg padi dan nilai produksi marginalnya lebih kecil dari biaya korbanan marginalnya, menunjukkan bahwa penambahan penggunaan tenaga kerja tidak efisien lagi. ...en
dc.languageid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subject.ddcAgriculture
dc.subject.ddcsocio-economics
dc.titleAnalisis faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan produksi pai di Kabupaten Bogoren
dc.typeTesis
dc.subject.keywordProduksi padi
dc.subject.keywordFaktor produksi pertanian
dc.subject.keywordPermintaan input (korbanan)
dc.subject.keywordKebijakan kredit pertanian


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record