Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan produksi pai di Kabupaten Bogor
Date
1977Author
Kemala, Sjafril
Anwar, Affendi
I.B. Teken
Sastrosumarjo, Sarsidi
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan (1) menganalisa penggunaan korbanan pada tingkat petani dan daerah; (2) menga-nalisa kebijaksanaan pemerintah (kredit); (3) menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan korbanan pada tingkat petani; (4) menganalisa pengaruh perobahan pede-saan terhadap produksi padi sebagai umpan balik pembangunan.
Atas pertimbangan-pertimbangan biaya, waktu dan tenaga penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bogor, sebagai salah satu daerah prűouksi padi dan dilakukan dari tanggal 5 Mei sampai dengan 25 Mai 1977. Data yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari data tingkat usahatani berupa data "cross-section" dan data tingkat kabupaten berupa data deret waktu. Data tingkat petani dikumpulkan dengan metoda survey dan memilih usahatani sebagai contoh. Usahatani contoh dibagi atas tiga strata, yaitu:"monokulture" padi, padi dengan tanaman lain dan padi dengan tanaman industri. Jumlah contoh diambil 75 usahatani yang terdiri dari 70% bukan penunggak dan 30% penunggak. Data deret waktu diambil 13 musin tanan. Data yang didapat dianalisa dengan metoda statistika dan tabulasi. Persamaan statistik yang digunakan liner (additive) dan logaritma (Cobb-Douglass). Parameter-parameternya diduga dengan metoda kwadrat terkecil.
Hasil penelitian yang didapat adalah:
Pertama, peningkatan produksi padi per-usahatani dapat dilakukan dengan penambahan penggunaan tanah dan modal, Fak-tor tanah dan modal berpengaruh nyata terhadap produksi, kontribusi tiap 1 ha tanah 1,2 ton padi, tiap Rp 1 000 modal 22 kg padi dan nilai produksi marginalnya lebih besar dari biaya korbanan narginalnya. Penggunaan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi, kontribusi tiap 1 jam kerja 0,32 kg padi dan nilai produksi marginalnya lebih kecil dari biaya korbanan marginalnya, menunjukkan bahwa penambahan penggunaan tenaga kerja tidak efisien lagi. ...
Collections
- MT - Economic and Management [3229]

