Show simple item record

dc.contributor.authorMartani, Widi
dc.date.accessioned2010-09-24T06:05:54Z
dc.date.available2010-09-24T06:05:54Z
dc.date.issued1991
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/39447
dc.description.abstractPenduduk di Indonesia bertambah dengan pesat dan kebutuhan akan pangan meningkat pula. Sedangkan lahan pertanian semakin berkurang karena berubah menjadi perumahan dan daerah industri. Untuk memenuhi kebutuhan pangan khususnya beras, pemerintah menerapkan berbagai program intensifikasi sejak sebelum Pelita I. Penerapan program intensifikasi Bimas sampai Insus dapat meningkatkan produksi beras, sehingga Indonesia dapat mencapai swasembada beras pada tahun 1984. Untuk memecahkan masalah levelling off atau penurunan tingkat produksi beras dan mempertahankan swasembada beras, pada tahun 1987 diterapkan program intensifikasi Supra Insus.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePengelolaan Irigasi dalam Program Intensifikasi Supra Insus (Studi Kasus di UHSI III, Kabupaten DT II Bekasi, Jawa Barat)id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record