Efek Insektisida Diazinon dan Herbisida Gesapak terhadap Beberapa Aspek Biologi Ikan Mas di Kolam Berisi Salvinia molesta Mitch
Date
1975Author
Djokosetyanto, Daniel
Wardoyo, Supomo T.H.
Muluk, Chairul
Soewignjo, Sugiarti
Sukra, Juhara
Metadata
Show full item recordAbstract
Untuk menghindari kontradiksi antara peningkatan hasil protein hewani dari ikan dan penggunaan pestisida untuk me-ningkatkan hasil pertanian, maka penelitian mengenai dosis pemakaian pestisida yang masih efektif namun tidak mengganggu kehidupan ikan dan organisme perairan lain adalah sangat perlu.
Penelitian ini bertujuan mempelajari efek insektisida Diazinon dan herbisida Gesapax terhadap beberapa aspek biologi ikan mas di kolam berisi Salvinia molesta Mitch.
Aspek-aspek itu meliputi pertumbuhan, faktor kondisi, perkembangan gonada dan kelainan pada insang. Selain itu juga diteliti keadaan fisika-kimia air dan macrozoobenthos sela-ma penelitian.
Dosis yang digunakan adalah 0,12 ppm (1 liter/ha) Diazinon dan 0,64 ppm (4 kg/ha) Gesapax. Penyemprotan pestisida dilakukan dua kali, masing-masing 14 hari setelah pengisian air dan 7 minggu setelah penyemprotan pertama.
Penelitian ini dilakukan dalam 12 kolam percobaan berukuran 3 x 9 m milik Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor, berlangsung dari tanggal 2 Maret sampai dengan tang-gal 9 Juni 1975.
Sifat fisika-kimia air meliputi kecerahan, suhu air, 02 terlarut, CO₂ terlarut, alkalinitas, kesadahan dan pi dengan cara pengamatan dan metoda titrasi. Panjang total dan berat ikan diukur untuk menentukan pertumbuhan dan faktor kondisi. Gonada diambil dari seekor ikan setiap kolam dan ditimbang untuk menduga perkembangan gonadanya. Contoh insang (lamena no. 2) diambil dan preparat histologisnya dibuat untuk melihat kelainan yang terjadi pada insang. Contoh lumpur di ambil dengan menggunakan "Ekman dredge untuk melihat perkembangan macrozoobenthos.
Macrozoobenthos diambil setiap minggu selama penelitian. Contoh air diambil setiap minggu dan setiap 8 jam selama 96 jam setelah penyemprotan. Sedang contoh ikan diambil setiap hari selama 4 hari setelah penyemprotan. Panjang dan berat ikan diukur pada awal penelitian, setiap minggu, waktu penyemprotan kedua dan akhir penelitian. Sedang contoh-contoh gonada diambil pada awal penelitian, 3 minggu dan 6 minggu setelah penyemprotan. Rancangan percobaan yang digunakan ialah Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan yaitu kontrol, Diazinon, Gesapax dan Diazinon-Gesapax tiga ulangan.
Hasil penelitian ing menunjukkan bahwa perlakuan mempengaruhi 02 terlarut dan CO2 terlarut serta perkembangan Chironomus sp., Salvinia molesta Mitch. mulai mati pada hari pertama dan mati seluruhnya pada hari ke 10 pada kolam-kolam yang mendapat perlakuan Gesapax dan Diazinon-Gesapax.
Kelainan insang terlihat pada perlakuan Diazinon, Gesapax dan Diazinon-Gesepax akan tetapi tidak mempengaruhi pertumbuhan mutlak, faktor kondisi dan perkembangan gonada ikan mas.
Collections
- MT - Fisheries [3247]

