Show simple item record

dc.contributor.authorHaerani, Citra
dc.date.accessioned2010-07-17T05:53:40Z
dc.date.available2010-07-17T05:53:40Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/33539
dc.description.abstractmempunyai susunan kimia yang berbeda-beda dan mengandung zat gizi yang bervariasi, baik jenis maupun jumlahnya. Baik secara sadar maupun tidak, manusia mengkonsumsi makanan uotuk kelangsungan hidupnya. Dengan demikian jelas bahwa tubuh manusia memerlukan zat gizi atau zat makanan uotuk memperoleh energi untuk melakukan kegiatan fisik sehari-hari, uotuk memelihara proses tubuh, dan uotuk tumbuh dan berkembang, khususnya bagi manusia yang masih dalam proses pertumbuhan (Suharjo & Kusharto, 1987). Sebagian besar bahan makanan, yaitu sekitar 90% terdiri atas bahan organik dan air, sisanya terdiri dari unsur-unsur mineral (Winamo, 1995). Dalam tubuh, mineral-mineral ada yang bergabung dengan zat organik, ada pula yang berbentuk ion-ion bebas. Mineral tersebut berfungsi sebagai zat pembangun dan pengatur. Ketersediaan suatu mineral ialah jumlah mineral yang dapat digunakan tubuh dalam bentuk komponen mineral yang terdapat dalam saluran pencemaan (Anggorodi, 1995). Sanyak faktor yang mempengaruhi ~etersediaan mineral, baik yang bersifat meningkatkan maupun yang bersifat menurunkan. Jenis makanan yang berbeda dan penggunaan obat-obatanid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePemanfaat Tulang Sapi Sebagai Sumber Suplemen Kalsiumid
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record