Show simple item record

dc.contributor.authorMuttaqin, Wildan Najmal
dc.date.accessioned2010-07-15T06:46:48Z
dc.date.available2010-07-15T06:46:48Z
dc.date.issued2007
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/33250
dc.description.abstractMutasi titik pada nukleotida ke-383 dari subunit-CD18 menyebabkan suatu kelainan yang dikenal dengan sebutan Bovine Leukocyte Adhesion Deficiency (BLAD). Kelainan tersebut berupa defisiensi â2-integrin pada sel darah putih. â2-integrin berperan dalam penempelan sel darah putih pada dinding vaskular sehingga sel darah putih dapat menembus ke dalam jaringan yang terserang patogen. Kelainan ini bersifat resesif. Ternak yang bergenotipe homozigot dominan dan heterozigot bersifat normal, sedangkan ternak yang bergenotipe homozigot resesif mengalami kematian sebelum dewasa. Penelitian ini bertujuan mendeteksi dan sekaligus menghitung frekuensi alel “subunit-CD18” penyandi BLAD pada sapi Fresian Holstein dengan menggunakan metode PCR-RFLP. Tiga sampel (2,2%) dari 136 sampel yang berhasil diamplifikasi dideteksi sebagai carier BLAD. Frekuensi alel dominan (D) sebesar 0,98897 dan frekuensi alel resesif (d) sebesar 0,01103. Deteksi BLAD sejak dini yang didukung manajemen perkawinan yang benar dapat mengurangi resiko memiliki ternak yang terkena BLAD. Dengan demikian, kerugian akibat BLAD dapat dihindari.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleFrekuensi Alel Subunit-CD18 Sapi Fresian-Holstein (FH) pada Peternakan di Lembang dan BPTU Baturradenid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record