| dc.contributor.author | Iriani, Agustin | |
| dc.date.accessioned | 2010-06-29T06:47:25Z | |
| dc.date.available | 2010-06-29T06:47:25Z | |
| dc.date.issued | 1985 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/29360 | |
| dc.description.abstract | Tujuan dari graktek lapang ini adalah untuk melihat pengaruh pendapatan dan harga terhadap pola usahatani yang dilakukan oleh petani. Di desa ini, tanaman tembakau ditanam secara turnpangsari dan turnpang gilir. Luas areal penanaman tembakau di Kecamatan Wanayasa maupun di Desa Kasimpar dari tahun ke tahun cenderung menurun. Di Kecamatan Wanayasa pada tahun 1979 luas areal tanaman tembakau adalah 305 hektar dan pada tahun 1983 telah terjadi penurunan menjadi 156 hektar. Sedangkan di Desa Kasimpar pada tahun 1979 luasnya adalah 75 hektar dan pada tahun 1985 turun menjadi 15 hektar. Dari hasil wawancara dengan responden, 65 persen di antaranya mengatakan bahwa penurunan luas areal tersebut disebabkan oleh turunnya pendapatan dari tanaman tembakau. Penurunan pendapatan ini dipengaruhi oleh produktivitan yang rendah, harga yang makin menurun, dan biaya yang tinggi. | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.title | Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Pola Usahatani Tembakau di Desa Kasimpar Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah | id |