Analisis penggunaan daya traktor beroda ban untuk pembajakan pada tanah berkadar liat tinggi

Date
1991Author
Daywin, Frans Jusuf
Djojomartono, Moeljarno
Dhalhar, M. Azron
Abdullah, Kamaruddin
Metadata
Show full item recordAbstract
Penggunaan traktor pertanian beroda ban di Indonesia meningkat jumlahnya dalam tahun 1980-an. Traktor pertanian terutama digunakan untuk pengolahan tanah pada lahan kering di areal pembukaan baru untuk pemukiman transmigrasi, perluasan areal perkebunan dan reboisasi. Pada umumnya traktor yang mempunyai daya lebih besar dari 24 kW beserta seluruh peralatannya didatangkan dari luar negeri, yang telah memenuhi persyaratan standar dari masing-masing negara pengekspor. Lahan kering yang tersebar baik di luar pulau Jawa maupun di pulau Jawa umumnya mempunyai kadar liat tinggi dengan persentase liat antara 40 sampai 60 persen. Pengolahan tanah pada lahan berkadar liat tinggi dengan keadaan kandungan air tanah rendah mempunyai nilai tahanan tarik pembajakan tinggi dan bongkah-bongkah tanah hasil pembajakan besar. Pengolahan tanah yang dilakukan pada keadaan kadar air tanah tinggi menyebabkan slip roda traksi meningkat sehingga sebagian daya tarik digunakan untuk mengatasi slip dan mengakibatkan pemadatan tanah. Sampai saat ini belum banyak penelitian langsung di lapangan yang ditujukan untuk menurunkan pengaruh berbagai faktor terhadap kebutuhan daya tarik. Hal ini disebabkan sulitnya mendapatkan instrumen pengukur yang tidak peka terhadap goncangan-goncangan yang terjadi di lapangan dan kompleksnya hubungan parameter pada penelitian in situ.

