Binomi Kumbang Ambrosia Platypus trepanatus (Chapman) (Coleoptera ; Platypodidae) pada Dolok Ramin (Bonystylus bencanus Kurz.)

View/ Open
Date
1991Author
Handika, Dodi
Sosromarsono, Soemartono
Suratmo, F. Gunarwan
Tarumingkeng, Rudy C.
Surjokusumo, Surjono
Haeruman, Herman
Metadata
Show full item recordAbstract
Di daerah tropika seperti Indonesia, kumbang merupakan salah satu serangga perusak kayu yang sangat aktif selain rayap. Serangga ini mampu menyerang berbagai kondisi kayu, mulai dari pohon hidup, pohon mati, hingga kayu olahan dan produk jadi seperti mebel. Salah satu kelompok yang paling merugikan adalah kumbang ambrosia yang umumnya menyerang kayu segar tebang dan pohon yang merana. Serangan ditandai dengan lubang-lubang kecil dan noda hitam akibat pertumbuhan jamur simbion yang dibawa kumbang. Dampak serangan ini menyebabkan penurunan kualitas kayu secara signifikan sehingga menurunkan nilai jualnya. Di Indonesia, permasalahan kumbang ambrosia menjadi perhatian utama terutama bagi pemegang Hak Pengusahaan Hutan di luar Jawa, karena mengancam kualitas kayu bernilai ekonomis tinggi seperti ramin (Gonystylus bancanus). In tropical regions such as Indonesia, beetles are among the most active wood-destroying insects alongside termites. They attack a wide range of wood conditions, from living trees and weakened or dead trees to freshly cut logs, sawn timber, and even dry, processed wood products such as furniture. Among these, ambrosia beetles are particularly known for infesting freshly cut logs and stressed trees. Infested wood is characterized by numerous small holes accompanied by black stains caused by fungal hyphae associated with the beetles. This fungal symbiosis significantly reduces wood quality, leading to a substantial decline in its market value. In Indonesia, ambrosia beetle infestation poses a serious challenge, especially for forest concession holders outside Java, as it continuously threatens the quality of commercially valuable timber such as ramin (Gonystylus bancanus Kurz), which has high economic value and strong market demand.
Collections
- DT - Agriculture [785]

