Show simple item record

dc.contributor.authorMulyono, Tri
dc.date.accessioned2010-05-19T03:03:17Z
dc.date.available2010-05-19T03:03:17Z
dc.date.issued2000
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/23059
dc.description.abstractSalah satu produk hortikultura olahan yang memiliki pasar cukup baik, namun belum dikembangkan secara maksimal adalah jamur kalengan. Pada dasarnya, terdapat ratusan jenis jamur di dunia yang tergolong dapat dimakan, tapi kebanyakan tumbuh liar dan belum dibudidayakan. Diantaranya adalah Agaricus bisporus, yang nama populernya champignon (Perancis), Lentinus edodes dengan nama populer shiitake (Jepang) dan Volvariella volvacea, yang mempunyai nama populer Chinese mushroom atau jamur merang. Dari ketiga jenis jamur tersebut, champignon adalah jamur konsumsi yang paling populer di dunia, terutama di Eropa dan Amerika.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleProspek Ekspor Jamur Champignon (Agaricus bisporus) Kalengan (Studi Kasus : PT Dieng Djaya, Wonosobo, Jawa Tengah)id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record