Dampak Pembangunan Prasarana Jalan Terhadap Perilaku Masyarakat Pedesaan di Jalur Tobelo-Kao Halmahera Propinsi Maluku
Date
1990Author
Hangewa, Djidon
F. G. Soeratmo
Adiwibowo, Soeryo
Utomo, Bambang S.
Metadata
Show full item recordAbstract
Kegiatan pembangunan jalan selalu berdampak terhadap lingkungan, baik fisik-kimia dan biologi maupun ini sosial-ekonomi dan sosial-budaya. Penelitian dengan studi kasus di desa-desa pada jalur jalan Tobelo-Kao, Propinsi Maluku. Sebelum jalan dibangun pada tahun 1980 lokasi tersebut sangat terisolasi karena hanya dihubungkan dengan jalan setapak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembangunan jalan terhadap perilaku masyarakat desa menyangkut mobilitas dan interaksi penduduk, pemilikan lahan, serta kualitas bangunan perumahan mereka.
Data dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner berstruktur dan pengamatan. Responden dipilih secara acak sebanyak 75 kepala keluarga pada tiga desa, yaitu: Tobe, Kusuri dan Wateto. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji khi kuadrat dan/atau cara tabulasi silang.
Pembangunan jalan telah merubah mobilitas penduduk menjadi cenderung meningkat. Hal ini disebabkan karena sesudah jalan dibangun mereka lebih mudah melakukan perjalanan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Pembangunan jalan. telah merangsang interaksi antara masyarakat desa dan kelompok-kelompok masyarakat kota. Kelompok masyarakat kota seperti aparat pemerintah dan rohaniawan cukup intensif berkunjung ke desa, baik sebelum maupun sesudah jalan dibangun. Sedangkan pedagang, baru muncul di desa sesudah jalan dibangun. Ini menunjukkan bahwa kehadiran pedagang meningkat setelah ada kemudahan angkutan.


