Mengoptimalkan pemanfaatan ampas sagu sebagai pakan ruminansia melalui biofermentasi dengan jamur tiram (Pleurotus ostreatus) dan amoniasi

Date
2009Author
Sangadji, Insun
Parakkasi, Aminuddin
Wiryawan, Komang G.
Haryanto, Budi
Metadata
Show full item recordAbstract
Di beberapa daerah pakan hijauan dirasakan semakin sulit diperoleh
terutama di musim kering, sehingga diperlukan usaha mencari alternatif
penggantinya. Salah satu alternatif adalah dengan memanfaatkan limbah
pengolahan sagu yang di beberapa daerah saat ini belum dimanfaatkan secara
optimal. Pemanfaatannya sebagai pakan memerlukan pengolahan awal karena
kandungan nutrisinya yang rendah
Bioteknologi yang paling mungkin digunakan untuk perbaikan mutu pakan
baik secara skala laboratorium maupun skala di masyarakat adalah teknologi
biokonversi. Pada proses ini suatu senyawa akan diubah menjadi senyawa lain
yang strukturnya hampir sama oleh kerja enzim mikroba. Dalam proses ini
dibutuhkan mikroorganisme yang mampu mendegradasi lignin atau komponen
serat lainnya melalui proses fermentasi. Proses ini tidak hanya diharapkan
mampu mendegradasi komponen sulit cerna pada ampas sagu bagi mikroba
rumen, namun juga dapat meningkatkan nutrisi ampas sagu tersebut sebagai bahan
baku pakan. Salah satu mikroorganisme yang dapat digunakan adalah jamur tiram
(Pleurotus ostreatus) yang mengandung enzim-enzim pendegradasi lignin. Cara
lain untuk perbaikan mutu ampas sagu dapat juga dilakukan melalui proses
amoniasi dengan urea
Collections
- DF - Animal Science [376]

