Show simple item record

dc.contributor.advisorMoeljohardjo, Djoko Soedarmo
dc.contributor.authorGirindra, Aisjah
dc.date.accessioned2010-05-17T07:34:54Z
dc.date.available2010-05-17T07:34:54Z
dc.date.issued1979
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/22465
dc.description.abstractRangkaian percobaan yang hasilnya dituangkan dalam tulisan berikut ini menyangkut penelitian aktivitas anti-tripsin kedelai mentah dan kedelai yang telah mengalami berbagai suhu pemanasan. Hasil percobaan laboratorium ini dihubungkan pula dengan hasil percobaan biologik dengan peninjauan pengaruh aktivitas anti - tripsin terhadap Laju Pertumbuhan, Konversi Pakan, Nisbah Efisiensi Protein (NEP) dan berat pankreas. Selain dari itu dicari pula suatu metoda yang baik, mudah dan murah, untuk menentukan aktivitas kedelai atau bahan berasal dari kedelai di laboratorium.Kedelai ORBA dipanaskan dalam "autoclave" pada suhu 65°C, 80°C, 90°C, 110°C, 115°C, 117°C dan 120°C. Masing-masing suhu dilakukan dalam waktu masak 15, 30, 45 dan 60 menit. Aktivitas anti-tripsin diukur pada tiap perlakuan dengan menghitung kasein yang tidak dicerna oleh tripsin jika faktor anti triptik kedelai dibubuhkan pada campuran tripsin dan kasein. ...
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleFaktor Anti Triptik Kedelaiid
dc.subject.keywordAnti-tripsin Kedelai (atau Faktor Anti Triptik)
dc.subject.keywordKedelai ORBA
dc.subject.keywordPemanasan Autoclave
dc.subject.keywordHidrolisis Kasein
dc.subject.keywordNisbah Efisiensi Protein (NEP)


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record