Show simple item record

dc.contributor.authorAgustineu, Selly Dwi
dc.date.accessioned2010-05-12T10:13:21Z
dc.date.available2010-05-12T10:13:21Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/20621
dc.description.abstractSektor industri diyakini sebagai aktor yang dapat memimpin sektor-sektor lain dalam sebuah perekonomian menuju kemajuan. Produk-produk industri selalu memiliki nilai tukar yang tinggi atau lebih menguntungkan serta menciptakan nilai tambah yang lebih besar dibandingkan produk-produk sektor lain (Dumairy, 2000). Kontribusi sektor industri terhadap PDB cenderung terus mengalami peningkatan, pada tahun 1998 sebesar 25.33 persen kemudian pada tahun 1999 meningkat menjadi 26.11 persen dan pada tahun 2000 meningkat kembali menjadi 26.38 persen (Badan Pusat Statistik, 2001). Begitu besarnya kontribusi sektor industri terhadap pembentukan PDB, memberikan arti bahwa perekonomian nasional sampai saat ini masih didominasi oleh sektor industri tersebut. Dengan demikian apabila sektor industri tersebut kinerjanya terganggu, maka secara tidak langsung perekonomian nasional juga ikut terganggu.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleAnalisis faktor-faktor yang mempengaruhi output industri tekstil di Jawa Baratid
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record