Show simple item record

dc.contributor.authorHernatasa
dc.date.accessioned2010-05-11T10:47:46Z
dc.date.available2010-05-11T10:47:46Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/19475
dc.description.abstractDi dalam pelaksanaan pembangunan, pemerintah Indonesia menghadapi kendala dalam upaya pengerahan dana untuk pembiayaan pembangunan. Kesulitan dalam pembentukan modal dari dalam negeri menyebabkan pemerintah hams mencari alternatif lain dengan memenuhi kekurangan dana tersebut dari luar negeri. Utang luar negeri sebagai salah satu sumber eksternal untuk pembiayaan pembangunan memiliki peranan dalam mengatasi masalah kekurangan mata uang asing (foreign exchange gap) dan mengatasi masalah kekurangan tabungan (saving-investment gap). Di samping itu, utang luar negeri dapat menutup defisit anggaran pemerintah. Namun, perkembangan posisi utang luar negeri Indonesia dilihat dari jumlahnya menunjukkan trend yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan tersebut searah dengan kebutuhan dana untuk pembangunan yang semakin besar dan beragam, terutama sejak pemerintah menetapkan deregulasi yang menyebabkan struktur utang makin beralih menjadi dominasi utang swasta sehingga beban pembayaran utang luar negeri semakin tinggi. Hal ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePengaruh Utang Luar Negeri terhadap Pertumbuhan Ekonomiid
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record