Show simple item record

dc.contributor.advisorBaskoro, Dwi Putro Tejo
dc.contributor.advisorPurwakusuma, Wahyu
dc.contributor.authorANDRIAWAN, ANNAYA ANGGITA
dc.date.accessioned2026-10-21T22:34:28Z
dc.date.available2026-10-21T22:34:28Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180152
dc.description.abstractANNAYA ANGGITA ANDRIAWAN. Pengaruh Aplikasi Lubang Resapan Biopori Terhadap Ketahanan Penetrasi Dan Sifat Fisik Tanah. Dibimbing oleh DWI PUTRO TEJO BASKORO dan WAHYU PURWAKUSUMA. Pada lahan berlereng, erosi dapat menurunkan kualitas sifat fisik tanah salah satu diantaranya adalah peningkatan ketahanan penetrasi. Ketahanan penetrasi tanah merupakan indikator penting dalam menilai tingkat pemadatan tanah yang berpengaruh terhadap pertumbuhan akar tanaman. Salah satu upaya perbaikan dapat dilakukan melalui aplikasi lubang resapan biopori. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedalaman lubang resapan biopori dan jenis bahan organik terhadap ketahanan penetrasi tanah dilakukan pada petak erosi di Kebun Pendidikan Cikabayan, Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2025 hingga Maret 2026 menggunakan rancangan acak kelompok (3 kelompok) dengan lima perlakuan yaitu lubang resapan biopori (LRB) dengan kedalaman 50 cm diisi sampah pasar, LRB 50 cm diisi serasah jagung, LRB 100 cm diisi sampah pasar, LRB 100 cm diisi serasah jagung, dan kontrol (tanpa LRB) dan bahan organik sehingga total terdapat 15 satuan percobaan. Percobaan dilakukan di petak erosi masing-masing berukuran 2 m x 10 m dengan kemiringan sekitar 3,5 % dan berjenis tanah latosol. Pengukuran ketahanan penetrasi tanah dilakukan menggunakan penetrometer digital pada kedalaman 0 - 20 cm dan 20 - 40 cm, dengan jarak pengamatan 0 – 5 dan 20 – 25 cm dari lubang resapan biopori. Parameter lain yang dianalisis meliputi kadar air tanah, bobot isi, tekstur, dan COrganik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lubang resapan biopori secara statistik tidak berpengaruh nyata terhadap nilai ketahanan penetrasi (KP) namun cenderung menurunkan nilai ketahanan penetrasi tanah dengan nilai KP berkisar 9,60-12,95 kg/cm2 . Lubang resapan biopori dengan kedalaman lebih dalam cenderung memberikan perbaikan sifat fisik tanah yang lebih baik, terutama pada lapisan tanah bawah. Kata kunci: Bahan organik, Latosol, Konservasi tanah
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Aplikasi Lubang Resapan Biopori Terhadap Ketahanan Penetrasi Dan Sifat Fisik Tanahid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordBahan Organikid
dc.subject.keywordlatosolid
dc.subject.keywordkonservasi tanahid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record