Pengaruh Aplikasi Lubang Resapan Biopori Terhadap Ketahanan Penetrasi Dan Sifat Fisik Tanah
Date
2026Author
ANDRIAWAN, ANNAYA ANGGITA
Baskoro, Dwi Putro Tejo
Purwakusuma, Wahyu
Metadata
Show full item recordAbstract
ANNAYA ANGGITA ANDRIAWAN. Pengaruh Aplikasi Lubang Resapan
Biopori Terhadap Ketahanan Penetrasi Dan Sifat Fisik Tanah. Dibimbing oleh DWI
PUTRO TEJO BASKORO dan WAHYU PURWAKUSUMA.
Pada lahan berlereng, erosi dapat menurunkan kualitas sifat fisik tanah salah
satu diantaranya adalah peningkatan ketahanan penetrasi. Ketahanan penetrasi
tanah merupakan indikator penting dalam menilai tingkat pemadatan tanah yang
berpengaruh terhadap pertumbuhan akar tanaman. Salah satu upaya perbaikan
dapat dilakukan melalui aplikasi lubang resapan biopori. Penelitian yang bertujuan
untuk mengetahui pengaruh kedalaman lubang resapan biopori dan jenis bahan
organik terhadap ketahanan penetrasi tanah dilakukan pada petak erosi di Kebun
Pendidikan Cikabayan, Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini dilaksanakan pada
bulan September 2025 hingga Maret 2026 menggunakan rancangan acak kelompok
(3 kelompok) dengan lima perlakuan yaitu lubang resapan biopori (LRB) dengan
kedalaman 50 cm diisi sampah pasar, LRB 50 cm diisi serasah jagung, LRB 100
cm diisi sampah pasar, LRB 100 cm diisi serasah jagung, dan kontrol (tanpa LRB)
dan bahan organik sehingga total terdapat 15 satuan percobaan. Percobaan
dilakukan di petak erosi masing-masing berukuran 2 m x 10 m dengan kemiringan
sekitar 3,5 % dan berjenis tanah latosol. Pengukuran ketahanan penetrasi tanah
dilakukan menggunakan penetrometer digital pada kedalaman 0 - 20 cm dan 20 -
40 cm, dengan jarak pengamatan 0 – 5 dan 20 – 25 cm dari lubang resapan biopori.
Parameter lain yang dianalisis meliputi kadar air tanah, bobot isi, tekstur, dan COrganik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lubang resapan biopori
secara statistik tidak berpengaruh nyata terhadap nilai ketahanan penetrasi (KP)
namun cenderung menurunkan nilai ketahanan penetrasi tanah dengan nilai KP
berkisar 9,60-12,95 kg/cm2
. Lubang resapan biopori dengan kedalaman lebih dalam
cenderung memberikan perbaikan sifat fisik tanah yang lebih baik, terutama pada
lapisan tanah bawah.
Kata kunci: Bahan organik, Latosol, Konservasi tanah

