DAMPAK KREDIT TERHADAP EFISIENSI TEKNIS USAHATANI AYAM RAS PETELUR DI INDONESIA
Date
2026Jenis/Type
TesisSubtype
ThesesAuthor
Khairisa, Mutiara Amalina
Rachmina, Dwi
Tinaprilla, Netti
Metadata
Show full item recordAbstract
Telur ayam sangat penting untuk memenuhi kebutuhan protein hewani, karena
harganya terjangkau dan mudah didapatkan oleh keluarga berpenghasilan rendah.
Stabilitas produksi telur sangat penting bagi ketahanan pangan nasional. Akses
kredit penting untuk mempertahankan keberlangsungan usahatani unggas,
meningkatkan efisiensi, mengadopsi teknologi, serta meningkatkan manajemen.
Studi ini menggunakan data sekunder dari Sensus Pertanian 2013 (Survei Rumah
Tangga Peternakan/RTUP 2014) yang memberikan informasi tentang pemanfaatan
sumber daya dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metodologi Stochastic Frontier
Analysis (SFA) merepresentasikan fungsi produksi Cobb-Douglas secara log-linear
untuk mengestimasi fungsi produksi, serta menggunakan metode logit dan
propensity score matching (PSM) untuk menentukan faktor-faktor yang
memengaruhi keputusan peternak untuk mengambil kredit dan menganalisis
dampak kredit terhadap efisiensi teknis setelah mengontrol beberapa karakteristik
peternak yang teramati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredit secara positif
meningkatkan efisiensi teknis usahatani ayam ras petelur. Seluruh faktor produksi
menunjukkan hasil yang signifikan dan menunjukkan increasing returns to scale,
terutama pada input tenaga kerja. Efisiensi teknis rata-rata adalah 51,1%,
menyisakan ruang 48,9% untuk peningkatan manajerial. Nilai gamma sebesar
68,4% berarti bahwa variasi total error didominasi oleh inefisiensi sebesar 68,4%
dan 31,6% sisanya disebabkan oleh noise. Akses terhadap kredit dan pengalaman
usaha berperan penting dalam mendorong efisiensi teknis. Kredit secara signifikan
berdampak positif terhadap efisiensi teknis, sementara status kepemilikan lahan
merupakan faktor penentu utama penggunaan kredit. Upaya kebijakan dapat berupa
perluasan inklusi keuangan dengan meringankan persyaratan agunan dan
pemberian insentif bagi peternak yang efisien guna mendorong kinerja usahatani
ayam ras petelur, sebagai upaya dalam mewujudkan peningkatan pasokan protein
hewani dan ketahanan pangan di Indonesia. Selain itu, intervensi kebijakan perlu lebih difokuskan pada peternak skala kecil yang secara historis belum memiliki akses
terhadap kredit. Intervensi ini juga harus menawarkan insentif untuk meningkatkan
efisiensi teknis dan produktivitas usahatani ayam ras petelur.
Collections
- MF - Economic and Management [3350]

