Analisis Kelayakan Usaha Pembibitan Durian di Kampung Rancamaya Kota Bogor
Abstract
R. RAZA PAMUNGKAS SUSWANDI. Analisis Kelayakan Usaha Pembibitan
Durian di Kampung Rancamaya Kota Bogor. Dibimbing oleh FERYANTO.
Penelitian ini dilakukan di Kampung Durian Rancamaya, Kecamatan Bogor
Selatan, Kota Bogor, yang merupakan kawasan agrowisata berbasis durian.
Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan usaha pembibitan durian varietas
Musang King berdasarkan aspek non-finansial, aspek finansial, dan sensitivitas
terhadap perubahan penerimaan serta biaya. Data diperoleh melalui observasi,
wawancara, dan data sekunder, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha layak bersyarat berdasarkan aspek nonfinansial,
karena aspek pasar dan pemasaran serta aspek hukum masih memerlukan
validasi permintaan pasar, Nomor Induk Berusaha (NIB), dan sertifikasi bibit.
Analisis finansial menghasilkan NPV sebesar Rp139.537.188, Net B/C sebesar 3,81,
Gross B/C sebesar 1,10, IRR sebesar 52,71%, dan Payback Period sebesar 2,95
tahun, sehingga usaha layak secara finansial. Analisis nilai pengganti menunjukkan
bahwa usaha masih mampu menoleransi kenaikan biaya polybag sebesar 96,76%
dan penurunan penjualan sebesar 8,80%, dengan Payback Period menjadi 8,3 tahun
pada kondisi tersebut.
Kata kunci: durian, Kampung Rancamaya, kelayakan usaha, pembibitan, nilai
pengganti R. RAZA PAMUNGKAS SUSWANDI. Business Feasibility Analysis of Durian
Nursery at Kampung Rancamaya Bogor City. Supervised by FERYANTO.
This study was conducted at Kampung Durian Rancamaya, South Bogor
District, Bogor City, an agrotourism area based on durian. The study aims to
analyze the feasibility of a Musang King durian nursery business based on nonfinancial
aspects, financial aspects, and sensitivity to changes in revenue and costs.
Data were collected through observations, interviews, and secondary data, and
analyzed qualitatively and quantitatively. The results show that the business is
conditionally feasible based on non-financial aspects, because the market and
marketing and legal aspects still require market demand validation, a business
identification number (NIB), and seedling certification. Financial analysis resulted
in an NPV of IDR 139,537,188, a Net B/C of 3.81, a Gross B/C of 1.10, an IRR of
52.71%, and a Payback Period of 2.95 years, so the business is financially feasible.
Switching value analysis shows that the business can still tolerate a 96.76% increase
in polybag cost and an 8.80% decrease in sales, with the Payback Period extending
to 8.3 years under that condition.
Keywords: business feasibility, durian, Kampung Rancamaya, nursery, switching
value

