| dc.description.abstract | Regenerasi perakaran kelapa sawit tanaman menghasilkan berperan penting dalam meningkatkan kemampuan tanaman menyerap air dan unsur hara. Pemberian mulsa tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan pupuk hayati mikoriza merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki kondisi perakaran melalui peningkatan sifat kimia tanah. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan, Institut Pertanian Bogor, pada Januari-Juni 2026 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas kontrol, mikoriza 250 g perlakuan?¹, TKKS 100 kg perlakuan?¹, TKKS 100 kg dengan mikoriza 125 g perlakuan?¹, dan TKKS 100 kg dengan mikoriza 250 g perlakuan?¹. Peubah yang diamati meliputi volume akar, bobot kering akar, kolonisasi mikoriza, serta sifat kimia tanah. Data dianalisis menggunakan analisis kovarians (ANCOVA) dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap volume akar, tetapi tidak terhadap bobot kering akar. Volume akar tertinggi diperoleh pada perlakuan TKKS 100 kg dengan mikoriza 250 g perlakuan?¹, sedangkan kolonisasi mikoriza tertinggi terdapat pada kombinasi TKKS 100 kg dengan mikoriza 125 g perlakuan?¹. Aplikasi TKKS meningkatkan pH, C-organik, N-total, P-tersedia, dan K-tersedia tanah. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif yang sangat kuat antar parameter sifat kimia tanah, sedangkan hubungan kolonisasi mikoriza dengan parameter perakaran tergolong lemah. Pemberian TKKS berperan dalam memperbaiki sifat kimia tanah dan mendukung peningkatan volume akar kelapa sawit tanaman menghasilkan. | |