| dc.contributor.advisor | Yulianto, Gatot | |
| dc.contributor.advisor | Rabiyanti, Intan | |
| dc.contributor.author | Hernantoro, Daffa Setoary | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-29T00:32:52Z | |
| dc.date.available | 2026-09-29T00:32:52Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180025 | |
| dc.description.abstract | Pulau Tidung merupakan salah satu destinasi ekowisata bahari di Kepulauan Seribu yang memiliki potensi sumber daya pantai tinggi, namun pengelolaannya masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan sarana prasarana dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian kawasan wisata, daya dukung kawasan, dan strategi pengelolaan ekowisata pantai di Pulau Tidung. Hasil analisis indeks kesesuaian wisata (IKW) menunjukkan bahwa stasiun 1 dan 2 memiliki nilai 2,34 (kategori sesuai), sedangkan stasiun 3 memiliki nilai 1,97 (kategori tidak sesuai), dengan 66,6% pantai tergolong sesuai untuk kegiatan ekowisata. Nilai daya dukung kawasan (DDK) untuk kegiatan rekreasi pantai sebesar 48 orang per hari. Analisis SWOT menghasilkan 13 alternatif strategi pengelolaan dengan tiga strategi prioritas utama yaitu mengembangkan ekowisata berbasis kelestarian lingkungan, konservasi sumber daya alam melalui pengelolaan sampah dan pengawasan aktivitas wisata, serta perbaikan sarana prasarana dan fasilitas wisata secara bertahap. | |
| dc.description.abstract | Tidung Island is one of the marine ecotourism destinations in the Kepulauan Seribu (Thousand Islands) with high coastal resource potential, yet its management still faces challenges such as limited facilities and environmental pollution. This study aimed to analyze the tourism suitability, carrying capacity, and management strategy of coastal ecotourism on Tidung Island. The tourism suitability index (TSI) analysis showed that stations 1 and 2 scored 2,34 (suitable category), while station 3 scored 1,97 (unsuitable category), with 66,6% of the beach classified as suitable for ecotourism activities. The area carrying capacity (ACC) for beach recreation activities was 48 people per day. The SWOT analysis produced 13 alternative management strategies, with three main priorities as follows developing environmentally sustainable ecotourism, conserving natural resources through waste management and tourism activity monitoring, and gradually improving facilities and infrastructure. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Strategi Pengelolaan Ekowisata Pantai di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu | id |
| dc.title.alternative | Coastal Ecotourism Management Strategy on Tidung Island, Thousand Island | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | Coastal Ecotourism | id |
| dc.subject.keyword | tourism suitability | id |
| dc.subject.keyword | Carrying Capacity | id |
| dc.subject.keyword | Tidung Island | id |
| dc.subject.keyword | SWOT Analysis | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |