Peningkatan Biomassa Tanaman Obat Ciplukan dengan Poliploidisasi In Vitro
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Karimah, Khansa
Purwito, Agus
Husni, Ali
Metadata
Show full item recordAbstract
Ciplukan (Physalis angulata) merupakan tumbuhan liar yang berpotensi sebagai bahan biofarmaka, namun produktivitas biomassanya masih tergolong rendah. Peningkatan biomassa dapat dilakukan dengan poliploidisasi in vitro menggunakan kolkisin. Penelitian ini bertujuan memperoleh konsentrasi kolkisin terbaik yang mampu menggandakan kromosom serta mengetahui perubahan morfologi dan sitologi tanaman ciplukan poliploid yang dihasilkan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Agustus 2026 di Laboratorium Kultur Jaringan dan Mikro Teknik serta Kebun Percobaan Leuwikopo, Departemen
Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, IPB University. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal, yaitu konsentrasi kolkisin dengan lima taraf: 0 (kontrol), 50, 100, 150, dan 200, dengan lama perendaman 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan, peningkatan konsentrasi kolkisin menurunkan persentase perkecambahan, serta memberikan pengaruh yang sangat berbeda nyata terhadap pertumbuhan tinggi tunas dan jumlah daun in vitro. Analisis sitologi dan morfologi mengonfirmasikan terbentuknya tanaman miksoploid pada perlakuan kolkisin. Konsentrasi kolkisin 200 ppm selama 24 jam menunjukkan efektivitas yang cukup baik pada penelitian ini dalam menghasilkan tanaman ciplukan poliploid berdasarkan penurunan jumlah dan densitas stomata, banyaknya jumlah tanaman yang mengalami kondisi miksoploid, serta
peningkatan diameter batang, bobot basah, dan bobot kering.

