Analisis Kelayakan Usaha Produksi Pakan Silase Daun Singkong Karet di A.F.Y Farm
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Fazrurahman, Arrazi
Sebayang, Veralianta Br.
Metadata
Show full item recordAbstract
Ketersediaan hijauan pakan yang dipengaruhi kondisi musim mendorong penerapan teknologi pengawetan pakan untuk menjaga kontinuitas penyediaan pakan ternak. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan usaha produksi pakan silase daun singkong karet di A.F.Y Farm Kabupaten Bogor berdasarkan aspek nonfinansial, aspek finansial, dan analisis switching value. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan analisis deskriptif dan kuantitatif. Analisis finansial dilakukan menggunakan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), Payback Period (PP), dan Switching Value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek nonfinansial mendukung pengembangan usaha. Secara finansial diperoleh NPV sebesar Rp91.388.057, IRR 69,84%, Net B/C 3,93, Gross B/C 1,16, dan PP 2,03 tahun sehingga usaha dinyatakan layak. Analisis switching value menunjukkan bahwa usaha paling sensitif terhadap penurunan penjualan silase sebesar 13,89%, sedangkan kenaikan biaya sewa lahan dan tenaga kerja masih dapat ditoleransi hingga 29,25% dan 40,12%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha produksi pakan silase daun singkong karet layak dikembangkan sebagai alternatif penyediaan pakan ruminansia. Seasonal forage availability encourages feed preservation technology to ensure continuous livestock feed supply. This study aimed to analyze the feasibility of cassava leaf silage production at A.F.Y Farm, Bogor Regency, based on non-financial, financial, and switching value aspects. A case study method with descriptive and quantitative analyses was used. Financial feasibility was analyzed using Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), Payback Period (PP), and Switching Value. The results showed that all non-financial aspects supported business development. The financial analysis resulted in an NPV of IDR 91,388,057, an IRR of 69.84%, a Net B/C of 3.93, a Gross B/C of 1.16, and a PP of 2.03 years, indicating feasibility. The switching value analysis showed the business was most sensitive to a 13.89% decrease in silage sales, while increases in land rental and labor costs could be tolerated up to 29.25% and 40.12%, respectively. The business is feasible as an alternative feed source for ruminants.

