Show simple item record

dc.contributor.advisorFalatehan, A. Faroby
dc.contributor.advisorHarianto
dc.contributor.authorSyahadi, Hendri
dc.date.accessioned2026-08-21T06:53:04Z
dc.date.available2026-08-21T06:53:04Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179821
dc.description.abstractHendri Syahadi. Strategi Pengembangan Pantai Lagundi Kabupaten Pandeglang. Dibimbing oleh A. Faroby Falatehan dan Harianto. Pantai Lagundi merupakan salah satu destinasi wisata bahari di Kabupaten Pandeglang yang memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata. Potensi tersebut didukung oleh keindahan alam, lokasi yang strategis, dan aksesibilitas yang baik. Namun, pengembangannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti belum optimalnya pengelolaan, keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya kapasitas sumber daya manusia, kurangnya promosi, serta lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan. Kondisi tersebut menyebabkan potensi wisata belum dimanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan Pantai Lagundi, mengidentifikasi stakeholder yang terlibat dalam pengembangannya, serta merumuskan strategi pengembangan yang tepat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis dilakukan menggunakan analisis deskriptif, analisis stakeholder, Matriks IFE dan EFE, serta analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Lagundi memiliki kekuatan berupa potensi alam yang menarik dan peluang pengembangan yang didukung oleh meningkatnya minat wisata alam serta kebijakan pemerintah. Di sisi lain, masih terdapat kelemahan pada aspek pengelolaan, fasilitas, kualitas pelayanan, dan promosi, serta ancaman berupa persaingan destinasi wisata dan risiko bencana pesisir. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi prioritas yang direkomendasikan meliputi penguatan kelembagaan pengelola, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan sarana dan prasarana, optimalisasi promosi digital, penguatan kolaborasi antar stakeholder, serta penerapan prinsip pariwisata berkelanjutan. Implementasi strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing Pantai Lagundi sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pandeglang, meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat perekonomian masyarakat lokal, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kata kunci: Strategi pengembangan, Pantai Lagundi, Pariwisata, Stakeholder, SWOT, QSPM
dc.description.abstractHendri Syahadi. Development Strategy of Lagundi Beach in Pandeglang Regency. Supervised by A. Faroby Falatehan and Harianto. Lagundi Beach is one of the marine tourism destinations in Pandeglang Regency with considerable potential to support regional economic growth through the tourism sector. Its natural beauty, strategic location, and accessibility constitute major advantages for tourism development. Nevertheless, the destination continues to face several challenges, including suboptimal management, limited tourism infrastructure, inadequate human resource capacity, weak promotional activities, and insufficient coordination among stakeholders. These constraints have hindered the optimal utilization of the area's tourism potential. This study aims to analyze the existing management of Lagundi Beach, identify the stakeholders involved in its development, and formulate appropriate development strategies. The research employed a qualitative descriptive approach, with data collected through observation, interviews, documentation, and literature review. Data analysis was conducted using descriptive analysis, stakeholder analysis, Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), SWOT analysis, and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). The findings indicate that Lagundi Beach possesses significant internal strengths, particularly its attractive natural resources and strategic location, while external opportunities arise from the increasing demand for nature-based tourism and supportive government policies. However, weaknesses remain in destination management, tourism facilities, service quality, and promotional efforts, whereas competition with other tourist destinations and coastal disaster risks represent major external threats. Based on the SWOT and QSPM analyses, the priority strategies include strengthening institutional management, improving human resource capacity, developing tourism facilities and infrastructure, optimizing digital marketing, enhancing stakeholder collaboration, and implementing sustainable tourism principles. The implementation of these strategies is expected to improve the competitiveness of Lagundi Beach, increase tourist arrivals, strengthen the local economy, and contribute more significantly to the Regional Original Revenue (PAD) of Pandeglang Regency. Keywords: development strategy, Lagundi Beach, tourism, stakeholders, SWOT, QSPM
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStrategi Pengembangan Pantai Lagundi di Kabupaten Pandeglangid
dc.title.alternativeDevelopment Strategy for Lagundi Beach in Pandeglang Regency
dc.typeTesis
dc.subject.keywordStrategi Pengembanganid
dc.subject.keywordpantaiid
dc.subject.keywordpariwisataid
dc.subject.keywordSWOT - QSPMid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record