Strategi Pengembangan Pantai Lagundi di Kabupaten Pandeglang
Date
2026Jenis/Type
TesisSubtype
ThesesAuthor
Syahadi, Hendri
Falatehan, A. Faroby
Harianto
Metadata
Show full item recordAbstract
Hendri Syahadi. Strategi Pengembangan Pantai Lagundi Kabupaten Pandeglang.
Dibimbing oleh A. Faroby Falatehan dan Harianto.
Pantai Lagundi merupakan salah satu destinasi wisata bahari di Kabupaten
Pandeglang yang memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan ekonomi
daerah melalui sektor pariwisata. Potensi tersebut didukung oleh keindahan alam,
lokasi yang strategis, dan aksesibilitas yang baik. Namun, pengembangannya masih
menghadapi berbagai kendala, seperti belum optimalnya pengelolaan, keterbatasan
sarana dan prasarana, rendahnya kapasitas sumber daya manusia, kurangnya
promosi, serta lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan. Kondisi tersebut
menyebabkan potensi wisata belum dimanfaatkan secara maksimal.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan Pantai
Lagundi, mengidentifikasi stakeholder yang terlibat dalam pengembangannya,
serta merumuskan strategi pengembangan yang tepat. Penelitian menggunakan
pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis dilakukan menggunakan
analisis deskriptif, analisis stakeholder, Matriks IFE dan EFE, serta analisis SWOT
dan QSPM.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Lagundi memiliki kekuatan
berupa potensi alam yang menarik dan peluang pengembangan yang didukung oleh
meningkatnya minat wisata alam serta kebijakan pemerintah. Di sisi lain, masih
terdapat kelemahan pada aspek pengelolaan, fasilitas, kualitas pelayanan, dan
promosi, serta ancaman berupa persaingan destinasi wisata dan risiko bencana
pesisir. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi prioritas yang direkomendasikan
meliputi penguatan kelembagaan pengelola, peningkatan kapasitas sumber daya
manusia, pengembangan sarana dan prasarana, optimalisasi promosi digital,
penguatan kolaborasi antar stakeholder, serta penerapan prinsip pariwisata
berkelanjutan.
Implementasi strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing
Pantai Lagundi sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pandeglang,
meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat perekonomian masyarakat lokal,
serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah
(PAD).
Kata kunci: Strategi pengembangan, Pantai Lagundi, Pariwisata, Stakeholder, SWOT, QSPM Hendri Syahadi. Development Strategy of Lagundi Beach in Pandeglang Regency.
Supervised by A. Faroby Falatehan and Harianto.
Lagundi Beach is one of the marine tourism destinations in Pandeglang
Regency with considerable potential to support regional economic growth through
the tourism sector. Its natural beauty, strategic location, and accessibility constitute
major advantages for tourism development. Nevertheless, the destination continues
to face several challenges, including suboptimal management, limited tourism
infrastructure, inadequate human resource capacity, weak promotional activities,
and insufficient coordination among stakeholders. These constraints have hindered
the optimal utilization of the area's tourism potential.
This study aims to analyze the existing management of Lagundi Beach,
identify the stakeholders involved in its development, and formulate appropriate
development strategies. The research employed a qualitative descriptive approach,
with data collected through observation, interviews, documentation, and literature
review. Data analysis was conducted using descriptive analysis, stakeholder
analysis, Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE),
SWOT analysis, and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM).
The findings indicate that Lagundi Beach possesses significant internal
strengths, particularly its attractive natural resources and strategic location, while
external opportunities arise from the increasing demand for nature-based tourism
and supportive government policies. However, weaknesses remain in destination
management, tourism facilities, service quality, and promotional efforts, whereas
competition with other tourist destinations and coastal disaster risks represent major
external threats.
Based on the SWOT and QSPM analyses, the priority strategies include
strengthening institutional management, improving human resource capacity,
developing tourism facilities and infrastructure, optimizing digital marketing,
enhancing stakeholder collaboration, and implementing sustainable tourism
principles. The implementation of these strategies is expected to improve the
competitiveness of Lagundi Beach, increase tourist arrivals, strengthen the local
economy, and contribute more significantly to the Regional Original Revenue
(PAD) of Pandeglang Regency.
Keywords: development strategy, Lagundi Beach, tourism, stakeholders, SWOT, QSPM
Collections
- MF - Economic and Management [3344]

