IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Master Final Assignments
      • MF - Human Ecology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Master Final Assignments
      • MF - Human Ecology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Proses Adopsi Irigasi Springkler pada Petani Bawang Merah di Kecamatan Sape Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (283.4Kb)
      Fulltext (803.0Kb)
      Lampiran (1.036Mb)
      Date
      2026
      Jenis/Type
      Tesis
      Subtype
      Theses
      Author
      Fatmawati
      Fatchiya, Anna
      Purnaningsih, Ninuk
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kebutuhan bahan pokok masyarakat Indonesia terus meningkat setiap tahun. Tingginya permintaan kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat menegaskan pentingnya penambahan akan kebutuhan bahan pokok tersebut. Bawang merah menjadi salah satu kebutuhan bahan pokok dengan jumlah permintaan yang tinggi. Peningkatan kebutuhan tersebut belum sepenuhnya diimbangi oleh peningkatan produksi bawang merah, sehingga diperlukan upaya pengembangan budidaya bawang merah untuk meningkatkan produktivitas dan memenuhi kebutuhan pasar. Pengembangan budidaya bawang merah terus didorong melalui berbagai upaya pengenalan inovasi teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas usahatani bawang merah. Kondisi ini menunjukkan adanya tantangan dalam pemenuhan kebutuhan bawang merah secara berkelanjutan, sehingga peningkatan produksi bawang merah melalui penerapan inovasi teknologi menjadi salah satu cara yang tepat untuk mendorong peningkatan produksi. Teknologi yang dapat digunakan untuk mendorong pengembangan budidaya bawang merah adalah teknologi irigasi sprinkler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara mendalam, dan observasi pada 113 orang petani di Desa Sangia Kecamatan Sape Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang telah diperkanalkan terhadap teknologi irigasi springkler secara sensus sedangkan informan dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan program SPSS 25 untuk menguji pengaruh karakteristik petani, dukungan penyuluhan, dukungan kelompok, dukungan lingkungan, serta karakteristik inovasi terhadap tingkat pengetahuan, tingkat persuasi, dan keputusan petani terhadap teknologi irigasi sprinkler pada budidaya bawang merah. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan karakteristik responden, sedangkan uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk memastikan kualitas instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil individu responden cukup beragam. Mayoritas responden berusia di atas 42 tahun, dan memiliki tingkat pendidikan terakhir SD dengan jumlah tanggungan keluarga yang dimiliki 3-4 orang dalam rumah tangganya, memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun, memiliki penguasaan lahan yang tergolong lahan kecil dan jumlah pendapatan Rp.90.juta – Rp.152 juta pertahun. Selanjutnya, dukungan penyuluhan yang meliputi kesesuaian materi penyuluhan, intenstas penyuluhan, metode penyuluhan, dan metode penyuluhan tergolong masih rendah, hanya aspek materi penyuluhan yang tergolong cukup tinggi. Dukungan kelompok, yang meliputi penyedia informasi dan penggarak anggota kelompok, tergolong tinggi. Dukungan lingkungan yang meliputi ketersediaan sumber daya alam khususnya air, dukungan sarana prasarana produksi dan dukungan akses pasar tergolong tinggi. Karakteristik inovasi yang meliputi keuntungan relatif, kesesuaian inovasi, kerumitan inovasi, kemungkinan dicoba dan kemudahan diamati juga tergolong tinggi. Tahapan proses adopsi teknologi irigasi sprinkler, pada tahap pengetahuan dan persuasi, seluruh responden telah mengetahui adanya teknologi irigasi sprinkler dan memberikan persepsi positif terhadap teknologi tersebut. Sementara pada tahap keputusan, dari seluruh responden yang berjumlah 113 orang tersebut, hanya 20 orang yang memutuskan untuk menerima teknologi irigasi sprinkler, sedangkan 93 orang lainnya memutuskan untuk tidak menerima inovasi tersebut. 20 orang yang memutuskan menerima inovasi teknologi irigasi springkler, kemudian mengimplementasikan teknologi tersebut pada lahan pertaniannya dan setelah dikonfirmasi kembali, 20 orang tersebut akan terus melanjutkan dalam menggunakan teknologi irigasi springkler pada kegiatan budidaya bawang merah di lahan pertaniannya. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan keputusan adopsi petani, karena seluruh responden telah mencapai tahap pengetahuan dan membentuk persepsi positif terhadap inovasi tersebut. Hambatan yang besar terjadi pada tahap keputusan, dimana hanya 20 petani yang memutuskan untuk menerima inovasi. Artinya, tantangan utama adopsi irigasi springkler bukan lagi pada tahap pengenalan inovasi, tetapi pada bagaimana meyakinkan petani untuk mengambil keputusan mengadopsi teknologi irigasi springkler tersebut. Hasil analisis regresi menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi tahap pengetahuan terhadap teknologi irigasi sprinkler, yaitu materi penyuluhan, intensitas penyuluhan, metode penyuluhan, penyedia informasi, menggerakkan anggota kelompok, dukungan sumber daya alam, dukungan akses pasar, kerumitan inovasi, dan kemudahan diamati. Pada tahap persuasi faktor-faktor yang mempengaruhi persuasi petani terhadap teknologi irigasi sprinkler yaitu, luas lahan, materi penyuluhan, intesitas penyuluhan, kerumitan inovasi dan kemudahan diamati.Pada tahap keputusan, faktor-faktor yang mempengaruhi kesesuaian materi penyuluhan, intensitas penyuluhan, metode penyuluhan,penyedia informasi, menggerakkan anggota kelompok, dukungan sumber daya alam, dukungan akses pasar, kerumitan inovasi, dan kemudahan diamati inovasi tersebut.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179753
      Collections
      • MF - Human Ecology [2473]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository