Analisis Efektivitas dan Efisiensi Ekonomi Penggunaan Gibberellic acid 3 pada Produksi Anggur Varietas GOZ-V di Almira Grape
Abstract
ABSTRAK
SELLA NOVYTA SUNDARI. Analisis Efektivitas dan Efisiensi Ekonomi
Penggunaan Gibberellic acid 3 pada Produksi Anggur Varietas GOZ-V di Almira
Grape. Dibimbing oleh WARCITO.
Pertumbuhan panjang tandan anggur varietas GOZ-V yang masih di bawah
standar ideal menjadi salah satu hambatan produksi di Almira Grape. Penelitian
ini bertujuan untuk menguji perbedaan efektivitas penggunaan zat pengatur
tumbuh (ZPT) gibberellic acid 3 (GA3) merek A dan merek B dalam
pemanjangan tandan anggur, serta menganalisis tingkat efisiensi finansial yang
dihasilkan. Metode eksperimen kuantitatif diterapkan menggunakan teknik
purposive sampling, dengan total 672 sampel tandan yang dibagi rata menjadi 336
sampel perlakuan merek A dan 336 sampel merek B. Pengumpulan data primer
dilakukan melalui observasi dan pencatatan pada fase pre-bloom. Data kemudian
dianalisis menggunakan Independent sample t-test serta analisis kelayakan R/C
Ratio. Berdasarkan hasil uji t, diperoleh nilai t sebesar 7,421 dan nilai signifikansi
0,000 (< 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa H0 ditolak, yang mengindikasikan
adanya perbedaan signifikan antara penggunaan ZPT GA3 merek A dan merek B
terhadap pertumbuhan panjang tandan. Analisis kelayakan finansial menunjukkan
bahwa penerapan ZPT merek A memenuhi syarat efisiensi usaha dengan nilai R/C
Ratio sebesar 1,1 (R/C > 1),
Kata kunci: anggur GOZ-V, efektivitas, gibberellic acid 3, R/C ratio The growth of GOZ-V grape clusters, which remains below the ideal
standard, is one of the production constraints at Almira Grape. This study aims to
test the differences in the effectiveness of using the plant growth regulator (PGR)
gibberellic acid 3 (GA3) Brand A and Brand B in elongating grape clusters, as
well as to analyze the resulting financial efficiency. A quantitative experimental
method was applied using purposive sampling, with a total of 672 grape cluster
samples divided equally into 336 treatment samples for Brand A and 336 samples
for Brand B. Primary data collection was conducted through observation and
recording during the pre-bloom phase, then analyzed using an Independent sample
t-test and a R/C Ratio feasibility analysis. Based on the results of the t-test (with
unequal variances assumed), a t-value of 7,421 and a significance level of 0,000
(< 0,05) were obtained. These results indicate that H0 is rejected, suggesting a
significant difference in the effects of Brand A and Brand B GA3 plant growth
regulators on cluster growth. Furthermore, the financial analysis showed that the
application of Brand A plant growth regulator met the criteria for operational
efficiency (R/C > 1).

