PENGARUH MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP BRAND AWARENESS PADA PT ASABI
Abstract
PT Agricon Sentra Agribisnis Indonesia (ASABI) merupakan perusahaan
yang bergerak di bidang budidaya dan pemasaran sayuran hidroponik. Meskipun
telah memanfaatkan Instagram sebagai media pemasaran, social media marketing
belum optimal sehingga berdampak pada penurunan penjualan dan rendahnya
brand awareness konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
social media marketing terhadap brand awareness. Penelitian menggunakan
metode analisis deskriptif, Structural Equation Modeling Partial Least Squares
(SEM-PLS), serta analisis finansial R/C rasio. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand
awareness dengan nilai R-square sebesar 0,574, yang artinya 57,4% variasi brand
awareness dijelaskan oleh social media marketing. Strategi pemasaran digital juga
meningkatkan keuntungan setelah pajak dari Rp30.087.912 menjadi Rp57.511.849
dan nilai R/C rasio dari 1,29 menjadi 1,50. Hasil tersebut menunjukkan bahwa
social media marketing melalui Instagram mampu meningkatkan brand awareness
dan layak diterapkan berdasarkan hasil analisis finansial. PT Agricon Sentra Agribisnis Indonesia (ASABI) was a company engaged
in the cultivation and marketing of hydroponic vegetables. Although the company
had utilized Instagram as a marketing platform, its social media marketing had not
been implemented optimally, which resulted in declining sales and low consumer
brand awareness. This study aimed to analyze the effect of social media marketing
on brand awareness. The study employed descriptive analysis, Structural Equation
Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS), and financial analysis using the R/C
Ratio. The results showed that social media marketing had a positive and significant
effect on brand awareness, with an R-square value of 0.574, indicating that 57,4%
of the variation in brand awareness was explained by social media marketing. The
digital marketing strategy also increased after tax profit from Rp30.087.912 to
Rp57.511.849 and improved the R/C ratio from 1,29 to 1,50. These findings
indicated that social media marketing through Instagram was able to improve brand
awareness and was considered financially feasible based on the results of the
financial analysis.

