Show simple item record

dc.contributor.advisorKosmaryandi, Nandi
dc.contributor.advisorSulistyantara, Bambang
dc.contributor.authorUTOMO, IRSHADI DYAN SATRIO
dc.date.accessioned2026-08-15T07:32:37Z
dc.date.available2026-08-15T07:32:37Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179419
dc.description.abstractKampung Lembur Sawah merupakan destinasi wisata di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor yang memiliki potensi alam, pertanian, kuliner, serta nilai sejarah dan budaya lokal. Kawasan ini memiliki daya tarik berupa sawah terasering, kegiatan agrowisata, dan situs bersejarah yang menjadi identitas masyarakat setempat. Pengembangan pariwisata di kawasan ini berpotensi memberikan manfaat ekonomi dan sosial, namun peningkatan aktivitas wisata perlu diimbangi dengan pengelolaan yang berkelanjutan agar tidak menimbulkan tekanan terhadap lingkungan dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan analisis daya dukung dan keberlanjutan sebagai dasar penyusunan strategi pengelolaan wisata berkelanjutan. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2024 hingga Februari 2025 dengan tujuan menganalisis daya dukung lingkungan, status keberlanjutan pariwisata, serta menyusun strategi pengelolaan Kampung Lembur Sawah secara berkelanjutan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner wisatawan, wawancara pemangku kepentingan, observasi lapangan, dan studi dokumen. Analisis daya dukung dilakukan menggunakan metode Cifuentes melalui perhitungan Physical Carrying Capacity (PCC), Real Carrying Capacity (RCC), Management Capacity (MC), dan Effective Carrying Capacity (ECC). Analisis keberlanjutan dilakukan menggunakan Multidimensional Scaling (MDS) melalui RAP-Tourism pada enam dimensi, yaitu ekologi, ekonomi, sosial budaya, sarana dan prasarana, kompetitor, serta kelembagaan. Selanjutnya, strategi pengelolaan dirumuskan menggunakan analisis (SWOT). Hasil analisis preferensi pengunjung menunjukkan bahwa wisata budaya menjadi daya tarik utama dengan persentase 74%, serta tingkat kepuasan pengunjung mencapai 90% dan niat berkunjung kembali sebesar 100%. Hasil analisis daya dukung menunjukkan bahwa kunjungan aktual sekitar 12 wisatawan per hari masih berada di bawah kapasitas kawasan dengan nilai PCC sebesar 627 wisatawan/hari, RCC sebesar 75,24 wisatawan/hari, dan ECC sebesar 558 wisatawan/hari. Analisis MDS menunjukkan bahwa Kampung Lembur Sawah memiliki status keberlanjutan cukup berkelanjutan dengan indeks 62,69, dengan dimensi ekologi dan sosial budaya berada pada kategori sangat berkelanjutan, sedangkan dimensi ekonomi serta sarana dan prasarana masih memerlukan peningkatan. Berdasarkan analisis SWOT, strategi pengelolaan berada pada posisi Grow and Build yang diarahkan pada pengembangan wisata berbasis budaya dan lingkungan, diversifikasi produk wisata, peningkatan fasilitas, penguatan kelembagaan, serta promosi destinasi secara kolaboratif dengan tetap mempertimbangkan daya dukung kawasan dan preferensi pengunjung.
dc.description.sponsorship-
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleANALISIS DAYA DUKUNG DAN KEBERLANJUTAN PARIWISATA DI KAMPUNG LEMBUR SAWAH, KECAMATAN BOGOR SELATAN, KOTA BOGORid
dc.title.alternativeAnalysis of Tourism Carrying Capacity and Sustainability in Kampung Lembur Sawah, South Bogor District, Bogor City
dc.typeTesis
dc.subject.keyworddaya dukung lingkunganid
dc.subject.keywordKampung Lembur Sawahid
dc.subject.keywordkeberlanjutan pariwisataid
dc.subject.keywordstrategi pengelolaanid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record