Pengaruh Intervensi Minuman “Soynate” terhadap Tingkat Kebugaran, Hidrasi dan Waktu Pemulihan pada Atlet Bola Basket di Klub Bogor Raya
Date
2026Jenis/Type
TesisSubtype
ThesesAuthor
Violeta, Dea Tiany
Riyadi, Hadi
Setiawan, Budi
Metadata
Show full item recordAbstract
Olahraga bola basket merupakan cabang olahraga dengan intensitas tinggi yang memerlukan kebugaran fisik, status hidrasi, dan kemampuan pemulihan yang optimal untuk mempertahankan performa atlet selama latihan maupun pertandingan. Aktivitas fisik yang tinggi meningkatkan kebutuhan energi, kehilangan cairan tubuh, serta kelelahan otot yang dapat menurunkan performa dan meningkatkan risiko cedera. Oleh karena itu, diperlukan minuman fungsional yang mampu menyediakan energi, mempertahankan keseimbangan cairan tubuh, dan mendukung proses pemulihan setelah aktivitas fisik.
Soynate merupakan minuman fungsional berbasis pangan lokal yang diformulasikan dari sari kacang kedelai, pisang raja, dan kurma sukari. Kombinasi ketiga bahan tersebut menyediakan karbohidrat sebagai sumber energi, protein nabati untuk mendukung pemulihan otot, serta kalium yang berperan dalam menjaga keseimbangan elektrolit dan homeostasis cairan tubuh. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian minuman Soynate terhadap tingkat kebugaran, status hidrasi, dan waktu pemulihan pada atlet bola basket.
Penelitian menggunakan rancangan true experimental dengan randomized pretest–posttest control group design. Sebanyak 24 atlet bola basket laki-laki berusia 14–16 tahun dibagi secara acak ke dalam kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kelompok perlakuan memperoleh 300 mL Soynate setiap hari selama 14 hari, sedangkan kelompok kontrol memperoleh air mineral.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula Soynate terpilih memiliki tingkat penerimaan sensoris yang baik dengan kandungan energi 110,47 kkal, karbohidrat 20,44 g, protein 2,70 g, dan kalium 207,12 mg per 100 mL. Pemberian Soynate secara signifikan meningkatkan tingkat kebugaran, memperbaiki status hidrasi yang ditunjukkan oleh penurunan skor dehidrasi dari 1,03 ± 0,38 menjadi 0,15 ± 0,19 (p<0,001), serta mempercepat waktu pemulihan dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Penelitian ini menunjukkan bahwa Soynate dapat dikembangkan sebagai minuman fungsional berbasis pangan lokal untuk meningkatkan kebugaran, memperbaiki status hidrasi, dan mempercepat waktu pemulihan atlet bola basket. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan produk pangan fungsional berbasis bahan pangan lokal sebagai alternatif minuman pendukung performa dan pemulihan atlet di Indonesia.

