Show simple item record

dc.contributor.advisorRimbawan
dc.contributor.advisorDamayanthi, Evy
dc.contributor.advisorSusetyowati
dc.contributor.authorNofi, Lora Sri
dc.date.accessioned2026-08-15T02:40:21Z
dc.date.available2026-08-15T02:40:21Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179209
dc.description.abstractMalnutrisi pada pasien anak yang dirawat di rumah sakit masih menjadi masalah kesehatan dengan prevalensi tinggi dan berdampak terhadap peningkatan komplikasi, lama rawat inap, penurunan kualitas hidup, serta mortalitas. Penilaian status malnutrisi pada anak memerlukan asesmen yang komprehensif karena dipengaruhi oleh penyakit akut dan kronis, inflamasi, asupan yang tidak adekuat, gangguan metabolik, serta perubahan komposisi tubuh. Instrumen asesmen yang digunakan di Indonesia saat ini, seperti Subjective Global Nutritional Assessment (SGNA) dan Academy of Nutrition and Dietetics/American Society for Parenteral and Enteral Nutrition Indicators of Malnutrition in Pediatrics (AAIMPtool), belum sepenuhnya mengakomodasi lima konsep kunci malnutrisi anak menurut McCarthy, yaitu antropometri, etiologi dan kronisitas, mekanisme, ketidakseimbangan zat gizi, dan luaran klinis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen malnutrisi anak yang komprehensif, valid, reliabel, praktis, dan aplikatif sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain research and development dalam tiga tahap, yaitu Penelitian Tahap I (Studi Pendahuluan), Penelitian Tahap II (Pengembangan Instrumen), dan Penelitian Tahap III (Implementasi Instrumen). Penelitian Tahap I (Studi Pendahuluan) dilakukan melalui Systematic Literature Review (SLR) dan analisis persepsi tenaga gizi, Dietisien/Nutrisionis terhadap instrumen asesmen malnutrisi yang digunakan di rumah sakit Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen malnutrisi anak masih didominasi oleh indikator antropometri sehingga belum mampu menggambarkan kondisi malnutrisi secara komprehensif. Literatur menunjukkan perlunya pendekatan multidimensional yang mengintegrasikan indikator antropometri, lingkar lengan atas (LiLA), Hand Grip Strength (HGS), parameter biokimia, serta luaran klinis. Analisis persepsi tenaga gizi menunjukkan kebutuhan terhadap instrumen yang ringkas, mudah digunakan, memiliki sistem skoring terstandar, dan mencakup indikator multidimensional yang relevan secara klinis. Seluruh responden menilai antropometri dan pemeriksaan fisik sebagai indikator utama, sedangkan hampir seluruh responden menghendaki riwayat penyakit, masalah gastrointestinal, dan riwayat asupan energi-protein sebagai komponen asesmen. Temuan pada tahap ini menjadi dasar konseptual penyusunan PedNutr. Penelitian Tahap II (Pengembangan Instrumen) menghasilkan PedNutr yang disusun berdasarkan lima konsep kunci McCarthy et al. (2019) dan terdiri atas 18 item yang mencakup antropometri, riwayat penyakit dan inflamasi, masalah gastrointestinal, pemeriksaan fisik dan kapasitas fungsional, serta asupan energi dan zat gizi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa PedNutr memiliki validitas isi yang sangat baik (S-CVI=0,94), seluruh item valid secara konstruk (p<0,05), reliabilitas internal sangat baik (Cronbach's Alpha=0,88), serta reliabilitas eksternal denganCohen's Kappa kategori moderate hingga near perfect agreement pada 81,7% item dan Fleiss' Kappa sebesar 0,658 (substantial agreement). Dibandingkan dengan SGNA, PedNutr memiliki sensitivitas sebesar 94,2% dan spesifisitas sebesar 84,3% dalam mengidentifikasi status malnutrisi anak. Uji coba terbatas menunjukkan bahwa PedNutr memiliki tingkat keterpakaian yang sangat baik, memperoleh penilaian positif terhadap kemudahan implementasi, kelengkapan indikator, efisiensi waktu, dan kelayakan penggunaan, serta memerlukan waktu asesmen rata- rata 6,8 menit, lebih singkat dibandingkan SGNA (11,7 menit). Hasil tahap ini menunjukkan bahwa PedNutr merupakan instrumen yang valid, reliabel, praktis, efisien, dan berpotensi digunakan sebagai instrumen asesmen maupun skrining malnutrisi anak di rumah sakit. Penelitian Tahap III (Implementasi Instrumen) mengevaluasi penerapan PedNutr melalui uji responsivitas pada pasien kanker anak serta pengembangan aplikasi e-PedNutr berbasis Android. Hasil implementasi menunjukkan prevalensi malnutrisi menurun dari 38,9% saat masuk rumah sakit menjadi 25% saat pulang, dengan 42,9% pasien mengalami perbaikan status malnutrisi. Meskipun hubungan antara status malnutrisi dengan LiLA, HGS, dan lama rawat inap belum mencapai signifikansi statistik, terdapat tren peningkatan LiLA dan HGS selama perawatan serta kecenderungan lama rawat yang lebih singkat pada kelompok yang tidak mengalami malnutrisi. Hasil ini menunjukkan bahwa PedNutr mampu memantau perubahan status malnutrisi selama perawatan. Selain itu, dikembangkan aplikasi e-PedNutr berbasis Android yang meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kemudahan asesmen sehingga mendukung pengambilan keputusan dalam pelayanan gizi klinik berbasis digital. Berdasarkan keseluruhan tahapan penelitian, PedNutr terbukti merupakan instrumen asesmen malnutrisi anak yang valid, reliabel, praktis, efisien, dan aplikatif untuk digunakan pada pelayanan kesehatan di Indonesia. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan instrumen asesmen malnutrisi anak pertama di Indonesia yang disusun berdasarkan lima konsep kunci McCarthy, sehingga mengintegrasikan antropometri, etiologi dan kronisitas, mekanisme malnutrisi, ketidakseimbangan zat gizi, dan luaran klinis ke dalam satu instrumen multidimensional dengan sistem skoring terstandar. Selain menghasilkan instrumen PedNutr, penelitian ini juga menghasilkan aplikasi e-PedNutr berbasis Android beserta panduan penggunaannya untuk mendukung implementasi asesmen malnutrisi anak pada era transformasi pelayanan kesehatan digital. PedNutr diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan mutu pelayanan asuhan gizi pasien anak di rumah sakit Indonesia.
dc.description.sponsorship-
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengembangan Instrumen Asesmen Malnutrisi Anak (Pediatric Malnutrition Assessment Tool) Pada Pelayanan Kesehatan Indonesiaid
dc.title.alternativeDevelopment of a Pediatric Malnutrition Assessment Instrument in Hospital Setting in Indonesia
dc.typeDisertasi
dc.subject.keyworde-pednutrid
dc.subject.keywordmalnutrisi anakid
dc.subject.keywordPedNutrid
dc.subject.keywordPelayanan Giziid
dc.subject.keywordStatus Malnutrisiid
dc.subtypeDissertations


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record