Show simple item record

dc.contributor.advisorGunawan, Andi
dc.contributor.advisorHadi, Akhmad Arifin
dc.contributor.authorAgustina, Gloria
dc.date.accessioned2026-08-14T08:10:16Z
dc.date.available2026-08-14T08:10:16Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179085
dc.description.abstractPengembangan kawasan wisata waterfront berpotensi mengubah karakter visual kawasan sehingga kualitas estetika dan dampak visual perlu dievaluasi sebelum pembangunan dilaksanakan. Evaluasi visual lanskap di Indonesia umumnya masih dilakukan secara terpisah antara penilaian kualitas estetika dan dampak visual, sehingga belum memberikan dasar yang utuh dalam penyempurnaan model desain lanskap pada tahap pra-konstruksi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas estetika visual, menganalisis dampak visual model desain, mengintegrasikan kedua hasil penilaian untuk menentukan prioritas penanganan dan arahan tindakan, serta menyusun rekomendasi penyempurnaan model desain lanskap Kawasan Wisata Danau Sanggu, Kabupaten Barito Selatan. Kualitas estetika visual dievaluasi menggunakan Scenic Beauty Estimation (SBE) dan Semantic Differential (SD) terhadap sembilan visualisasi model desain oleh 80 responden masyarakat. Dampak visual dianalisis menggunakan Visual Impact Assessment (VIA) melalui Landscape Value Assessment (LVA), Susceptibility to Change Assessment (SCA), dan Visual Contrast Rating (VCR) oleh empat panel ahli pada delapan Key Observation Point (KOP). Hasil kedua pendekatan kemudian diintegrasikan untuk menentukan prioritas penanganan dan arahan tindakan penyempurnaan model desain. Nilai SBE berkisar antara -34,41 hingga 21,30, dengan kualitas estetika tertinggi pada Zona Waterfront Utara (VP 8) dan terendah pada Zona Kuliner (VP 3). Atribut serasi, tenang, dan alami menunjukkan korelasi positif tertinggi terhadap kualitas estetika visual. Analisis VIA menunjukkan dampak Major pada koridor waterfront, yaitu KOP 1 (Dermaga Area Makam) dan KOP 2 (Gazebo Jembatan Wisata), sedangkan KOP 3, KOP 4, KOP 6, dan KOP 8 berkategori Moderate, KOP 5 Minor, dan KOP 7 Negligible. Secara keseluruhan, dampak visual kawasan didominasi kategori Moderate, menunjukkan bahwa perubahan visual belum mendominasi karakter kawasan secara keseluruhan, namun masih memerlukan mitigasi pada zona dengan signifikansi dampak tinggi. Integrasi SBE, SD, dan VIA menunjukkan bahwa Zona Waterfront Utara menjadi prioritas utama penanganan, diikuti Zona Penerimaan, Rekreasi Aktif, Kuliner, Buffer, Panorama dan Event, serta Waterfront Selatan sebagai prioritas tinggi, sedangkan Zona Ekowisata dan Wetland Park sebagai prioritas sedang. Rekomendasi diarahkan pada pengurangan dominasi elemen terbangun, penguatan vegetasi riparian sebagai penapis dan pembingkai visual, peningkatan permeabilitas visual menuju badan air, serta penataan komposisi ruang waterfront agar selaras dengan karakter lanskap. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi SBE, SD, dan VIA memberikan dasar yang lebih utuh dalam menentukan prioritas penanganan dan penyempurnaan model desain lanskap pada tahap pra-konstruksi.
dc.description.abstractThe development of waterfront tourism areas may alter landscape character; therefore, visual aesthetic quality and visual impacts should be evaluated before construction. In Indonesia, these assessments are generally conducted separately, limiting their use for improving landscape design during the pre-construction stage. This study evaluated the visual aesthetic quality and visual impacts of the proposed landscape design, integrated both assessments to determine management priorities and intervention categories, and formulated recommendations for improving the landscape design of the Danau Sanggu Tourism Area, South Barito Regency. Visual aesthetic quality was evaluated using Scenic Beauty Estimation (SBE) and Semantic Differential (SD) based on nine three-dimensional visualizations assessed by 80 public respondents. Visual impacts were evaluated using Visual Impact Assessment (VIA) through Landscape Value Assessment (LVA), Susceptibility to Change Assessment (SCA), and Visual Contrast Rating (VCR) by four expert panelists at eight Key Observation Points (KOPs). The results were integrated to determine management priorities and intervention strategies. SBE values ranged from -34.41 to 21.30, with the highest visual aesthetic quality in the North Waterfront Zone (VP 8) and the lowest in the Culinary Zone (VP 3). The attributes harmonious, peaceful, and natural showed the strongest positive correlations with visual aesthetic quality. VIA identified Major impacts at KOP 1 (Dermaga Area Makam) and KOP 2 (Gazebo Jembatan Wisata), while KOP 3, KOP 4, KOP 6, and KOP 8 were classified as Moderate, KOP 5 as Minor, and KOP 7 as Negligible. Overall, the tourism area was dominated by Moderate visual impacts, indicating that the proposed design has not substantially altered the overall landscape character but still requires mitigation in zones with high impact significance. The integrated assessment identified the North Waterfront Zone as the highest management priority; the Entrance, Active Recreation, Culinary, Buffer, Panorama and Event, and South Waterfront zones as high priorities; and the Ecotourism and Wetland Park zones as moderate priorities. The proposed improvements focus on reducing the visual dominance of built structures, strengthening riparian vegetation as visual screening and framing elements, enhancing visual permeability toward the waterfront, and improving the spatial composition of the waterfront landscape. The integration of SBE, SD, and VIA provides a more comprehensive basis for setting management priorities and refining landscape design during the pre-construction stage.
dc.description.sponsorshipMandiri
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis Dampak Visual Model Desain Lanskap Kawasan Wisata Danau Sanggu Kabupaten Barito Selatanid
dc.title.alternativeVisual Impact Assessment of the Proposed Landscape Design for the Danau Sanggu Tourism Area, South Barito Regency
dc.typeTesis
dc.subject.keywordkualitas visual lanskapid
dc.subject.keywordScenic Beauty Estimationid
dc.subject.keywordSemantic Differentialid
dc.subject.keywordvisual impact assessmentid
dc.subject.keywordvisual contrast ratingid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record