Show simple item record

dc.contributor.advisorNindita, Anggi
dc.contributor.advisorWiendi, Ni Made Armini
dc.contributor.authorNISA, ANANDA YUSTISIA
dc.date.accessioned2026-08-14T08:04:49Z
dc.date.available2026-08-14T08:04:49Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179041
dc.description.abstractDendrobium antennatum merupakan salah satu spesies anggrek bernilai estetika tinggi sebagai tanaman hias. Perbanyakan tanaman secara konvensional memerlukan waktu yang lama dan menghasilkan bibit dalam jumlah terbatas, sehingga diperlukan teknik perbanyakan yang lebih efisien melalui kultur jaringan. Salah satu metode yang berpotensi meningkatkan efisiensi regenerasi adalah thin cell layer, yaitu teknik kultur jaringan yang menggunakan irisan jaringan tipis sehingga meningkatkan respons diferensiasi jaringan tanaman melalui kontak yang lebih baik antara eksplan dan media kultur. Penelitian ini mempelajari pengaruh jenis media yang dikombinasikan dengan Benzyl Amino Purin (BAP) dan Naphthalene Acetic Acid (NAA) terhadap induksi pembentukan Protocorm-Like Body (PLB) serta memperoleh kombinasi perlakuan yang optimal untuk mendukung regenerasi eksplan D. antennatum melalui metode TCL. Penelitian terdiri atas dua percobaan yang menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktorial dua faktor. Percobaan I menggunakan eksplan TCL dengan enam ulangan, sedangkan Percobaan II menggunakan eksplan non-TCL dengan dua ulangan. Faktor pertama adalah jenis media dasar, yaitu Schenk and Hildebrandt (SH), Knudson C (KC), dan Vacin and Went (VW), masing-masing pada konsentrasi 1/2 dan 3/4, sedangkan faktor kedua adalah kombinasi BAP (1, 2, 3, dan 4 mg L?¹) dan NAA (0,5 dan 1,0 mg L?¹). Setiap kombinasi perlakuan menggunakan 18 eksplan TCL yang diamati selama 12 minggu setelah perlakuan (MSP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media memberikan pengaruh nyata terhadap pembentukan PLB pada 8 MSP, sedangkan kombinasi BAP dan NAA memberikan pengaruh nyata terhadap pembentukan PLB pada 12 MSP. Interaksi kedua faktor tersebut berpengaruh sangat nyata terhadap pembentukan PLB pada 8–12 MSP. Pembentukan PLB hanya terjadi pada eksplan TCL, sedangkan eksplan non-TCL belum menghasilkan PLB hingga 12 MSP. Kombinasi media SH 3/4 dengan BAP 2 mg L?¹ + NAA 0,5 mg L?¹ merupakan perlakuan terbaik untuk menginduksi pembentukan PLB pada eksplan TCL D. antennatum. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode TCL berpotensi mendukung induksi PLB D. antennatum, khususnya pada tahap awal regenerasi.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleINDUKSI PLB Dendrobium antennatum DENGAN METODE THIN CELL LAYER PADA KOMBINASI JENIS MEDIA, BAP, DAN NAAid
dc.title.alternativeINDUCTION OF PLB Dendrobium antennatum USING THE THIN CELL LAYER METHOD WITH VARIOUS COMBINATIONS OF MEDIA, BAP, AND NAA.
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordbenzil amino purinid
dc.subject.keywordKnudson Cid
dc.subject.keywordprotocorm-like bodiesid
dc.subject.keywordSchenk and Hildebrandtid
dc.subject.keywordVacin and Wentid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record