Analisis Kelayakan Finansial dan Ekonomi Program Urban Farming Buruan SAE di Kota Bandung
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Ameitha, Friskya
Hidayat, Nia Kurniawati
Metadata
Show full item recordAbstract
Peningkatan ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan nasional. Kota Bandung merupakan salah satu daerah yang mengalami konversi lahan pertanian secara masif, kondisi yang berdampak kurang baik terhadap ketersediaan pangan lokal. Sebagai respons atas permasalahan tersebut, pemerintah Kota Bandung menginisiasi program pengembangan urban farming yang dikenal dengan nama Buruan SAE, yang bertujuan mengatasi ketimpangan pangan melalui pemanfaatan lahan atau pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga secara mandiri. Namun dalam pelaksanaannya, Buruan SAE masih menghadapi berbagai kendala yang mencakup aspek finansial dan non finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dan ekonomi program Buruan SAE di Kota Bandung pada lima lokasi percontohan, yaitu Kurdi Asri, Pajajaran, Neglasari Asri, Cipaganti, dan Pemuda Mandiri. Metode yang digunakan adalah analisis kelayakan finansial dan ekonomi dengan indikator Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit-Cost Ratio (Gross B/C), dan Payback period, yang dilengkapi dengan analisis switching value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat dari lima lokasi dinyatakan layak secara finansial dan kelima lokasi dinyatakan layak secara ekonomi. Kelayakan program secara ekonomi lebih kuat dibandingkan dengan finansial. Analisis switching value menunjukkan lokasi dengan komoditas beragam dan pemanfaatan lahan yang optimal memiliki batas toleransi perubahan variabel kritis yang lebih besar.

