Show simple item record

dc.contributor.advisorJunaedi, Ahmad
dc.contributor.advisorReflinur
dc.contributor.authorAsyraf, Andi Muhammad Ataillah
dc.date.accessioned2026-08-14T08:02:51Z
dc.date.available2026-08-14T08:02:51Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179019
dc.description.abstractUpaya peningkatan produksi padi nasional membutuhkan perakitan varietas unggul baru (VUB) yang mengintegrasikan karakter potensi hasil tinggi dengan kualitas gabah yang disukai konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keragaan agronomi, komponen hasil, dan mutu fisikokimia beras dari 24 galur harapan padi generasi F5 turunan persilangan Inpari 32 × A10-1 (Code-qTSN4). Percobaan lapangan dilaksanakan di Karawang, sedangkan analisis mutu gabah di Serang pada bulan Oktober 2024 hingga Mei 2025. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktor tunggal dengan tiga ulangan, melibatkan galur-galur F5 bersama dengan kedua tetua persilangan dan lima varietas pembanding. Analisis sidik ragam menunjukkan pengaruh genotipe yang sangat nyata pada semua peubah yang diamati, mengindikasikan adanya keragaman genetik yang luas akibat segregasi karakter tetua. Seleksi multi-karakter menggunakan Multi-Trait Genotype-Ideotype Distance Index (MGIDI) dengan intensitas seleksi 30% berhasil mengidentifikasi tujuh galur harapan terbaik, yaitu W52, W36, W35, W64, W09, W44, dan W12. Di antara galur-galur tersebut, galur W52 menunjukkan performa terbaik dengan nilai indeks jarak terendah (2,20) dan bobot gabah per rumpun tertinggi sebesar 66,21 g. Metode seleksi ini memberikan kemajuan genetik yang diharapkan, yakni peningkatan bobot gabah per rumpun sebesar 15,50% serta penurunan jumlah gabah hampa sebesar 11,80% dibandingkan rata-rata populasi awal. Profiling fisikokimia memperlihatkan kandungan amilosa galur berkisar antara 18,69% hingga 24,16% (kategori sangat pulen sampai pulen), di mana galur W52 mempertahankan sifat amilosa rendah (18,69%) yang diwarisi dari Inpari 32. Secara keseluruhan, kombinasi introgresi lokus qTSN4 dan seleksi MGIDI terbukti efektif dalam merakit galur berdaya hasil tinggi, sehingga ketujuh galur tersebut direkomendasikan untuk Uji Daya Hasil Lanjutan (UDHL).
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKarakterisasi Agronomi dan Mutu Beras Galur-Galur Harapan Padi Turunan Inpari 32 × Code-qTSN4id
dc.title.alternativeAgronomic Characteristics and Rice Quality Test of Promising Rice Lines Derived from Inpari 32 × Code-qTSN4
dc.typeTesis
dc.subject.keywordamilosaid
dc.subject.keywordInpari 32id
dc.subject.keywordMGIDIid
dc.subject.keywordPemuliaan padiid
dc.subject.keywordSeleksi multisifatid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record