Karakterisasi Agronomi dan Mutu Beras Galur-Galur Harapan Padi Turunan Inpari 32 × Code-qTSN4
Date
2026Jenis/Type
TesisSubtype
ThesesAuthor
Asyraf, Andi Muhammad Ataillah
Junaedi, Ahmad
Reflinur
Metadata
Show full item recordAbstract
Upaya peningkatan produksi padi nasional membutuhkan perakitan varietas
unggul baru (VUB) yang mengintegrasikan karakter potensi hasil tinggi dengan
kualitas gabah yang disukai konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
keragaan agronomi, komponen hasil, dan mutu fisikokimia beras dari 24 galur
harapan padi generasi F5 turunan persilangan Inpari 32 × A10-1 (Code-qTSN4).
Percobaan lapangan dilaksanakan di Karawang, sedangkan analisis mutu gabah di
Serang pada bulan Oktober 2024 hingga Mei 2025. Percobaan disusun
menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktor tunggal
dengan tiga ulangan, melibatkan galur-galur F5 bersama dengan kedua tetua
persilangan dan lima varietas pembanding. Analisis sidik ragam menunjukkan
pengaruh genotipe yang sangat nyata pada semua peubah yang diamati,
mengindikasikan adanya keragaman genetik yang luas akibat segregasi karakter
tetua. Seleksi multi-karakter menggunakan Multi-Trait Genotype-Ideotype
Distance Index (MGIDI) dengan intensitas seleksi 30% berhasil mengidentifikasi
tujuh galur harapan terbaik, yaitu W52, W36, W35, W64, W09, W44, dan W12. Di
antara galur-galur tersebut, galur W52 menunjukkan performa terbaik dengan nilai
indeks jarak terendah (2,20) dan bobot gabah per rumpun tertinggi sebesar 66,21 g.
Metode seleksi ini memberikan kemajuan genetik yang diharapkan, yakni
peningkatan bobot gabah per rumpun sebesar 15,50% serta penurunan jumlah
gabah hampa sebesar 11,80% dibandingkan rata-rata populasi awal. Profiling
fisikokimia memperlihatkan kandungan amilosa galur berkisar antara 18,69%
hingga 24,16% (kategori sangat pulen sampai pulen), di mana galur W52
mempertahankan sifat amilosa rendah (18,69%) yang diwarisi dari Inpari 32.
Secara keseluruhan, kombinasi introgresi lokus qTSN4 dan seleksi MGIDI terbukti
efektif dalam merakit galur berdaya hasil tinggi, sehingga ketujuh galur tersebut
direkomendasikan untuk Uji Daya Hasil Lanjutan (UDHL).
Collections
- MF - Agriculture [4154]

